EFEKTIVITAS PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) PADA DUA WILAYAH PILOT PROJECT PKH JAKARTA UTARA DAN KABUPATEN SIKKA
DEWI FITRIA, Dr. Sukamdi, M.Sc. ; Mulyadi Sumarto, M.P.P., Ph.D.
2017 | Tesis | S2 STUDI KEBIJAKANProgram Keluarga Harapan (PKH) merupakan program penanggulangan kemiskinan dengan fokus pada Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) di bidang pendidikan dan kesehatan. Hingga akhir tahun 2014, PKH telah dilaksanakan di seluruh wilayah (desa maupun kota) di indonesia. Luasnya wilayah Indonesia serta beragam kondisi geografis dan budaya menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan PKH. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas PKH di dua wilayah pilot project PKH yang merupakan representasi wilayah kota dan desa, yaitu Jakarta Utara dan Kabupaten Sikka. Penelitian ini mennggunakan data Survey Pelayanan Kesehatan dan Pendidikan (SPKP) hasil penelitian Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan (PSKK) Universitas Gadjah Mada (UGM) tahun 2013. Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif dengan melihat 4 aspek untuk menilai efektivitas, yakni ketepatan program, sosialisasi program, tujuan program, dan pemantauan program. selanjutnya, data hasil survey di indeks dan dilakukan pengukuran untuk mendapatkan hasil secara agregat. Hasil dari penelitian adalah baik di kota maupun di desa memiliki persentase yang sama untuk skor efektivitas secara agregat yaitu sekitar 68% - 69%. Dari keempat aspek efektivitas, ketepatan sasaran merupakan aspek paling tinggi persentase nya, yakni sebesar 84.31%. Hal ini dikarenakan penggunaan Basis Data Terpadu (BDT) untuk penentuan sasaran program. Namun, untuk pemantauan program memeroleh skor rendah sebesar 29 % diJakarta Utara dan 32.65% di Kabupaten Sikka. Pemantauan program dilihat dari kehadiran RTSM penerima PKH dalam rapat-rapat di kelurahan untuk melihat partisipasi RTSM dalam efektivitas program .
Program Keluarga Harapan (PKH) is one of poverty reduction program which is focus to poorest household in health and education aspect. Until the end of 2014, PKH was held at most of region in Indonesia (include urban and rural area). The aim of this research is to analyze the effectiveness Program Keluarga Harapan (PKH) that held on two pilot project area which are Jakarta Utara and Kabupaten Sikka. This two region are represented as rural and urban region. This research used Survey Pelayanan Kesehatan dan Pendidikan (SPKP) did by Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan (PSKK) Universitas Gadjah Mada (UGM) in 2013. The research method that used is quantitative research method by seeing four aspects effectiveness, which are program accuracy, program socialization, program objectives, and program monitoring. Next, the data indexed and measured to get an agregat result. The result of the research shown that the effectiveness Program Keluarga Harapan (PKH) in urban and rural area are the same which is about 68-69%. From four aspects of effectiveness, program accuracy is the most high percentage aspect about 84.31%. this happen because use Basis Data Terpadu (BDT). However, program monitoring seen by participation by poorest household got low percentage about 29% in Jakarta Utara and 32.65% in Kabupaten Sikka.
Kata Kunci : efektivitas, Program Keluarga Harapan (PKH), desa, kota