Laporkan Masalah

DAMPAK PERILAKU TIDAK PROFESIONAL DOSEN KLINIK PADA PEMBELAJARAN PROFESIONALISME MAHASISWA

FITHRIYAH C. UMMAH, dr. Gandes Retno Rahayu, M.Med.Ed., Ph.D.; Dra. Yayi Suryo Prabandari, M.Si., Ph.D.

2017 | Tesis | S2 Ilmu Pendidikan Kedokteran

Latar belakang: Role modelling merupakan salah satu metode yang efektif dalam pembelajaran profesionalisme, terutama dalam konteks pendidikan klinik. Role modelyang diamati tidak hanya menunjukkan perilaku profesional, tetapi juga perilaku tidak profesional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang pola pembelajaran mahasiswa terkait dengan perilaku tidak profesional staf klinik,yaitu cara identifikasi perilaku, dampak pada persepsi dan reaksi atas perilaku tersebut. Metode: Rancangan penelitian adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sampel penelitian adalah 20 orang mahasiswa tahap klinik S1 Pendidikan Dokter di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga.Sampel dipilih secara purposive menggunakan strategi variasi maksimal. Gender, prestasi belajar, daerah asal, dan penempatan rotasi klinik digunakan sebagai dimensi kunci. Pengumpulan data menggunakan metode narasi tertulis, focus group discussion dan wawancara mendalam. Langkah-langkah analisis merujuk pada strategi Miles dan Huberman. Hasil: Penelitian ini mendapatkan empat tema diartikulasikan sebagai cara identifikasi perilaku, yaitu: prinsip diri, standar diri atas profesionalisme, standar normatif atas profesionalisme, dan subjektivitas. Empat dampak didapatkan pada persepsi mahasiswa, yaitu: dampak positif, dampak negatif, kompromi, dan tidak ada dampak. Tiga reaksi didapatkan atas perilaku, yaitu: reaksi positif, reaksi negatif, dan tidak ada reaksi. Kesimpulan: Pola pembelajaran mahasiswa terkait dengan perilaku tidak profesional didapatkan bergantung pada capaian perkembangan mahasiswa. Pemanfaatan role modelling dalam pendidikan klinik perlu mengkombinasi antara capaian pembelajaran dengan capaian self-authorship sebagai bentuk pendekatan pedagogik yang holistik dalam pendidikan kedokteran.

Background: Role modeling is known as one of the most effective methods in learning professionalism, especially in the workplace. Role models that observed not only demonstrate professional behavior, but also unprofessional behavior.This study aims to understand about the studentslearning patternsin relation to clinical staffsunprofessional behavior, which are: behaviors identification, impact on perceptions and reaction to the behaviors. Method: The design is a qualitative with case study approach. The sample is 20 students in clinical stage atFaculty of Medicine Universitas Airlangga, selected by purposive sampling using maximum variation strategy. Gender, GPA, origin, and clinical rotation are used as key dimensions. Data collection uses two methods, written narrative, focus group discussionand in-depth interview. While the steps of qualitative analysis refers to Miles and Huberman. Results: This study found four themes as behavioral identification, namely: selfprinciple, self-standards of professionalism, normative standards of professionalism, and subjectivity. Four impacts on student perceptionswere found, namely: positive impact, negative impact, compromise, and no impact. Three reactions on behaviors were found, namely: positive reaction, negative reaction, and no reaction. Conclusions: The students learning patternsin relation to clinical staffs unprofessional behavior is found dependent on students development achievement. Utilization of role modeling in clinical setting needs to combine learning outcome with self-authorship achievement as a holistic pedagogic approach in medical education.

Kata Kunci : Role model, Profesionalisme, Kualitatif, Professionalism, Qualitative

  1. S2-2017-388270-abstract.pdf  
  2. S2-2017-388270-bibliography.pdf  
  3. S2-2017-388270-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2017-388270-title.pdf