PENERAPAN PIDANA BERSYARAT DAN PIDANA DENDA DALAM PERKARA TINDAK PIDANA KHUSUS
BAMBANG SETIAWAN, Dr. Supriyadi, S.H., M.Hum.
2017 | Tesis | S2 HUKUM LITIGASIPenelitian ini bertujuan untuk dapat menganalisis dan mengkaji proses penerapan pidana bersyarat dan pidana denda dalam perkara pidana yang didalamnya terdapat delik dengan ancaman pidana penjara dan atau pidana denda atau dapat disebut dengan pidana penjara kumulatif alternative pidana denda yang dapat ditemui didalam perundang-undangan tindak pidana khusus, serta pandangan ideal penerapan pidana penjara yang dialihkan dengan pidana bersyarat serta pidana denda sebagai solusi atau alternative penerapan pemidanaan kedepannya dimana pidana penjara cenderung tidak mendidik atau merusak. Penelitian ini merupakan penelitian normatif-empiris, yang dimaksudkan untuk mencari data lapangan dan data kepustakaan yang kemudian dikaji dengan norma-norma hukum yang ada. Cara memperoleh data yakni melalui penelitian lapangan dan kepustakaan. Data yang disajikan secara deskriptif yang kemudian dianalisa secara kualitatif. Data yang relevan yang diperoleh melalui penelitian lapangan dan kepustakaan di kaji lebih lanjut dan dihubungkan dengan norma yang berlaku, yang kemudian disusun secara sistematis sehinga diperoleh suatu kesimpulan yang dapat menjawab permasalahan. Penelitian ini menunjukkan bahwa terhadap permasalahan penerapan pidana bersyarat serta pidana denda pada terhadap delik dengan ancaman pidana penjara alternative kumulatif pidana denda yang terjadi tidak terjadi keseragaman yang ideal dalam implementasinya sehingga terdapat konflik sudut pandang penuntut umum dalam penerapan hukum kumulatif alternative yang akan terus berbenturan dengan hakim sebagai pemutus perkara dalam setiap tingkatannya. Sehingga semestinya pembentuk undang-undang dapat memberikan batasan yang jelas dalam penerapan pidana atau straftoemating terhadap delik dengan ancaman kumulatif alternative pidana penjara yang beralih menjadi pidana bersyarat dan atau pidana denda.
This study aims to analyze and review the implementation process of criminal parole and fined in a criminal case in which there are offenses with imprisonment or criminal fines or can be referred by imprisonment of cumulative alternative penalty that can be found in the legislation special crimes , as well as an ideal view of the application of imprisonment to be diverted by criminal parole and fined as a solution or alternative application of future criminal prosecution where imprisonment tend not to educate or damage. This research is a normative-empirical research, which is intended to find field data and bibliographic data which then studied with existing legal norms. How to obtain data through field research and literature. The data presented descriptively then analyzed qualitatively. Relevant data obtained through field research and literature be examined further and linked with the prevailing norms, which are then arranged systematically so that obtained a conclusion that can answer the problem. This research is a showed that on the issues of implementing criminal parole and fined on to the offense with imprisonment of alternative cumulative penalty that happened did not happen uniformity ideal for implementation so that there is a conflict standpoint of public prosecutors in the application of laws cumulative alternatives will continue to collide With a judge as a case breaker in every level. So that the legislators should be able to give a clear limitation in the application of criminal offense or straftoemating against the threat of alternative cumulative imprisonment turned conditional criminal or criminal penalties
Kata Kunci : Penuntutan, Putusan, Pidana Bersyarat, Pidana Denda