SIRINGOMIELIA
HASRIZA EKA PUTRA, Prof. dr. Djauhar Ismail, MPH, Ph.D.,SpAK ; dr. Endy Paryanto Prawirohartono, MPH, SpAK
2017 | Tesis-Spesialis | SP ILMU KESEHATAN ANAKSiringomielia yang merupakan terbentuknya rongga pada korda spinalis yang antara lain disebabkan oleh tumor merupakan kasus yang jarang terjadi. Kondisi ini dapat menyebabkan komplikasi berupa defisit sensorik, motorik maupun otonom dimana ketiga hal ini akan menimbulkan turunan berbagai komplikasi lainnya yang memerlukan tatalaksana komprehensif dan pemantauan berkelanjutan. Kami melaporkan kasus anak perempuan berusia 4 tahun yang telah didiagnosis siringomielia yang disebabkan ependimoma dengan komplikasi awal berupa paraplegi inferior flaksid, infeksi saluran kencing kompleks, hidronefrosis bilateral dengan refluks vesikoureter derajat 2, buli-buli neurogenik dan gizi buruk. Telah dilakukan pemantauan berupa rekurensi ependimoma dan siringomielia, progresivitas dari komplikasi penyakit, pertumbuhan dan perkembangan, serta kualitas hidup dan pendampingan psikologis untuk mencapai tumbuh kembang dan kualitas hidup yang optimal pada anak.
Syringomyelia, which is the formation of cavities in the spinal cord which caused by tumors, is a rare case. This condition can lead to complications of sensory, motor or autonomic deficits in which these three will lead to derivations of other complications, requiring comprehensive management and ongoing monitoring. In this report, our patient was a 4-years-old boy who had been diagnosed as syringomyelia induced ependymoma with early complications of flaccid inferior paraplegia, complex urinary tract infections, bilateral hydronefrosis with vesicoureter grade 2 reflux, neurogenic bladder and severe acute malnutrition. We conducted a longitudinal observation to monitor the recurrence of ependymoma and syringomyelia, the progression of disease complications, nutritional status; growth and development, quality of life and psychological assistance to achieve optimal growth, development and quality of life in children.
Kata Kunci : kavitas, saraf tulang belakang, lumpuh, saluran kemih/cavity, spinal cord, paralyzed, urinary tract