Laporkan Masalah

PENGELOLAAN SUMBER DAYA ALAM KAWASAN PERDESAAN OLEH MUKIM DI KABUPATEN ACEH BESAR

SAIFUR RIDHA, Dr. Ir. Dwita Hadi Rahmi, M.A.; Ir. Kawik Sugiana, M.Eng., Ph.D.

2017 | Tesis | S2 Perencanaan Kota dan Daerah

Secara umum sumber daya alam yang terletak desa dilakukan pengelolaan oleh pemerintah desa, namun banyak sumber daya alam yang terletak antar desa sehingga dapat menimbulkan konflik. Pada proses pembangunan sekarang ini dibentuk suatu kawasan perdesaan yang dilakukan oleh pemerintah. Berbeda dengan kondisi yang terjadi di Aceh dimana untuk kawasan perdesaan sejak zaman dahulu telah terdapat suatu pemerintahan adat untuk mengelola sumber daya alam tersebut yang disebut dengan mukim. Penelitian ini dilakukan untuk menemukan konsep pengelolaan sumber daya alam kawasan perdesaan oleh mukim. Penelitian ini dilakukan pada Mukim Lampuuk dan Mukim Gurah yang memiliki perbedaan pada jumlah sumber daya alam dan proses pembentukan mukim. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis induktif kualitatif. Data yang digunakan yaitu data primer melaui observasi lapangan dan wancara mendalam terhadap tokoh kunci serta data sekunder yang berkaitan dengan pengelolaan sumber daya alam. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sample. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adal metode reduksi data dengan penyajian data pada penelitian ini dengan menggunakan teks yang bersifat naratif. Penelitian ini menemukan tema-tema pengelolaan sumber daya alam oleh mukim berupa, pembentukan kelembagaan adat, wilayah kerja pengelolaan, pemanfaatan sumber daya alam, pelaksanaan kenduri, pantangan-pantangan, larangan-larangan, kegiatan pariwisata pantai, pelestarian sumber daya alam, peningkatan pemanfaatan sumber daya alam, peningkatan kesejahteraan masyarakat mukim, penyelesaian perselisihan, kerjasama dengan pihak lain dan penolakan terhadap penetapan sebagai kawasan hutan lindung. Dari tema-tema tersebut penelitian ini juga menemukan konsep-konsep pengelolaan sumber daya alam kawasan perdesaan oleh mukim adalah konsep meuseraya (gotong royong), konsep spiritualitas, konsep keberlanjutan sumber daya alam dan konsep pemerintahan adat.

In general, natural resources located in the village are managed by the village government, but many natural resources are located between villages so that it can lead to conflict. In the current development process established a rural area undertaken by the government. Contrast to the conditions occurring in Aceh, where for rural areas since ancient times there has been a customary government to manage these natural resources called mukim. This research was conducted to find the concept of management of natural resources of rural areas by mukim. This research takes area at Mukim Lampuuk and Mukim Gurah which have different on the amount of natural resources and the process of mukim formation. This research uses qualitative approach with qualitative inductive analysis method. The data used are primary data through field observation and in-depth interviews of key figures and secondary data related to natural resource management. Sampling is done by purposive sample method. Data analysis method used in this research is data reduction method with data presentation in this research by using narrative text. The research finds the themes of natural resource management by mukim in the form of customary institutional establishment, working area of management, utilization of natural resources, implementation of kenduri, abstinence, restrictions, coastal tourism activities, conservation of natural resources, natural resources, improving the welfare of the mukim community, dispute settlement, cooperation with other parties and the rejection of the establishment as a protected forest area. From these themes, the study also finds the concepts of management of natural resources of rural areas by mukim is the concept of meuseraya (gotong royong), the concept of spirituality, the concept of natural resource sustainability and the concept of customary government.

Kata Kunci : Mukim, Kawasan Perdesaan, Pengelolaan Sumber Daya Alam

  1. S2-2017-390426-abstract.pdf  
  2. S2-2017-390426-bibliography.pdf  
  3. S2-2017-390426-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2017-390426-title.pdf