ANALISIS PENERAPAN ORGANISASI PEMBELAJARAN PADA YAYASAN ISLAM (PESANTREN) AL-HAMIDIYAH, DEPOK
RADEN MUHAMMAD IMAN , Basu Swastha Dharmmesta Prof., Dr., M.B.A.,
2017 | Tesis | S2 ManajemenINTISARI Setiap perusahaan/organisasi selalu dihadapkan pada perubahan lingkungan bisnis. Untuk mendapatkan dan mempertahankan keunggulan kompetitif dalam lingkungan yang baru, suatu organisasi dituntut harus belajar lebih baik dan lebih cepat dari kesuksesan dan kegagalan masa lalu. Dalam perubahan lingkungan tersebut, organisasi dituntut untuk selalu beradaptasi pada lingkungan baru dan menjadikan organisasi tersebut dalam kategori organisasi pembelajaran (learning organization). Demi kelangsungan hidup suatu organisasi, menjadi organisasi pembelajaran merupakan keharusan dan dibutuhkan. Dalam hal ini, Yayasan Islam Al-Hamidiyah (YIH) dengan salah satu unit bisnisnya (pesantren/Islamic Boarding School) dituntut untuk pintar menyikapi perubahan lingkungan dan belajar dari perubahan tersebut. YIH sebagai pemilik dari Pesantren Al-Hamidiyah yang notabennya dapat dikatakan sebagai organisasi non-profit, tentunya juga harus melihat persaingan di sekitarnya dan beradaptasi dengan cepat akan perubahan lingkungan khususnya pada dunia pendidikan. Berdasarkan temuan awal, adanya permasalahan pada lingkungan dan aktivitas pembelajaran. Salah satunya belum menyatunya pemahaman konsep pesantren asyriyah salafiyah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan organisasi pembelajaran di YIH (khususnya pada unit pesantren) di tengah persaingan yang ketat dengan organisasi/pendidikan sekolah sejenis menurut tiga pilar organisasi pembelajaran seperti disampaikan oleh Garvin dkk. (2008). Dan juga, tujuan dari penelitian ini agar dapat memberikan usulan solusi perbaikan atau rekomendasi langkah-langkah strategis agar YIH dapat menerapkan prinsip organisasi pembelajaran. Hasil dari penelitian ini, peneliti mendapatkan bahwa YIH dengan salah satu unitnya yakni pesantren belum sepenuhnya dan belum menjadi organisasi pembelajaran. Terdapat beberapa komponen organisasi pembelajaran yang belum dijalankan dengan baik. Komponen tersebut adalah [1] YIH belum membuat perencanaan yang matang dan terstruktur akan program pelatihan para jajarannya (berikut juga dengan proses transfer informasi dan wadah pengumpulan informasi), [2] Adanya kendala komunikasi antar pimpinan Yayasan dan juga visi, misi, dan tujuan organisasi/yayasan/pesantren belum dikomunikasikan dengan baik oleh pimpinan yayasan kepada seluruh unit dan anggotanya. Kata Kunci : organisasi pembelajaran, tiga pilar organisasi pembelajaran, lingkungan belajar suportif, proses dan praktik belajar konkrit, kepemimpinan
ABSTRACT Every company/organization is always faced with changing business environment. For the new, an organization is required to learn better and faster than success and the past. In the changing environment, organizations are required to always adapt to the new environment and make the organization in the category of learning organization (learning organization). For the sake of the survival of an organization, a learning organization is a means and infrastructure. In this case, Yayasan Islam Al-Hamidiyah (YIH) with one of its business units (pesantren) is required to be smart in responding to environmental changes and learn from the change. YIH as the owner of Pesantren Al-Hamidiyah that notabennya can be said as a non-profit organization, of course, also must see the competition around and adapt quickly to changes in the environment, especially in education. Based on preliminary findings, there are environmental problems and learning activities. His fault has not merged the concept of pesantren asyriyah salafiyah. This study aims to implement learning organizations at YIH (especially in pesantren units) in the midst of intense competition with organizations / education of similar schools according to the pillars of learning organizations as presented by Garvin et al. (2008). And also, the purpose of this research can provide alternative solution or alternative strategic steps so that YIH can apply organizational learning principles. Result of this research, directors with one entity with pesantren have not presented and not yet become learning organization. There are some organizational components of learning that have not been executed properly. The components are [1] YIH has not made a well-structured and structured plan for the training programs of its staff (as well as the transfer of information and additional information), [2] There is a communication center between the Foundation's leadership as well as the vision, mission and objectives of the organization/foundation/pesantren has not been well communicated by the foundation leader for all units and its members. Keywords : learning organization, the three pillars of learning organization, supportive learning environment, concrete learning process and practice, leadership
Kata Kunci : organisasi pembelajaran, tiga pilar organisasi pembelajaran, lingkungan belajar suportif, proses dan praktik belajar konkrit, kepemimpinan