Laporkan Masalah

ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA BANK-BANK BUMN DI INDONESIA

Stephanus Eko W, I Wayan Nuka Lantara, M.Si., Ph.D

2017 | Tesis | S2 MANAJEMEN (MM) JAKARTA

Penilaian terhadap kinerja suatu bank tertentu dapat dilakukan dengan melakukan analisis terhadap laporan keuangannya. Laporan keuangan berupa neraca, laporan laba rugi, dan rasio-rasio memberikan informasi kepada pihak di luar bank, termasuk stakeholders dan shareholders. Informasi yang diberikan digunakan oleh pihak eksteerjrnal untuk menilai tingkat kinerja pada suatu bank. Penelitian ini bertujuan untuk menguji perbedaan kinerja bank-bank BUMN dan mengidentifikasi bank mana yang memiliki kinerja paling baik selama periode 2014 – 2016. Periode 2014 - 2016 dipilih menjadi objek penelitian karena tahun 2014 merupakan tahun terjadinya perubahan pemerintahan yang berakibat pada pergantian kebijakan pemerintah yang berujung pada pergantian strategi bank-bank BUMN. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh bank BUMN. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data sekunder berupa laporan keuangan perbankan dari laporan keuangan triwulanan yang disajikan pada situs web masing-masing bank untuk menghitung variabel-variabel yang digunakan dalam penelitian. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji Analysis of Variance (Anova). Anova adalah metode untuk menguji hubungan antar satu variabel dependen (metric) dengan satu atau lebih variabel independen (non metric atau kategorial). Anova digunakan untuk mengetahui pengaruh utama (main effect) dan pengaruh interaksi (interaction effect) dari variabel kategorial terhadap variabel dependen. Seluruh variabel yang diteliliti memiliki perbedaan kinerja adalah Capital Adequacy Ratio (CAR), aset produktif bermasalah dan aset non produktif bermasalah terhadap total aset produktif dan aset non produktif, aset produktif bermasalah terhadap total aset produktif, Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) aset keuangan terhadap aset produktif, Non Performing Loan (NPL), Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), Net Interest Margin (NIM), Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), dan Loan to Deposit Ratio (LDR). Berdasarkan hasil analisis bank BUMN dengan kinerja terbaik selama periode 2014 – 2016 adalah BRI.

Assessment of a bank performance can be done by analyzing its financial statement. Financial statement that comprises of balance sheet, income statement, and financial ratios provide information to both stakeholders and shareholders. Information provided is used by external parties to assess performance of a bank. This research is aimed to examine differences of state owned banks and to identify which bank has best performance within 2014 – 2016. Period of 2014 – 2016 is taken as observation period since 2014 was year of goverment change that impacting change in goverment policies which resulted in state owned bank change in strategy. Population of this research is all state owned banks. This research uses secondary data collection methods i.e. bank financial statement obtained from banks quarterly report presented in their websites to calculate variables of this study. Analysis technique used in this research is Analysis of Variance test (Anova). Anova is a method to examine relationship between one dependent variable (metric) with one or more independent variables (non-metric or categorical). Anova is used to determine main effect and interaction effect of categorized variables on dependent variables. All variables with different financial performance were represented by CAR, doubtful assets, allowance for doubtful assets, NPL, ROA, ROE, NIM, operating cost to operating income, and LDR. This study concluded that best financial performer for state owned bank within 2014 – 2016 is BRI.

Kata Kunci : CAR, aset produktif bermasalah, CKPN, NPL, ROA, ROE, NIM, BOPO, dan LDR