PERUMUSAN MISI DAN VISI PADA PERUSAHAAN LAYANAN PROFESIONAL DAN IMPLIKASINYA PADA PROGRAM PENGEMBANGAN KOMPETENSI TENAGA PROFESIONAL (STUDI PADA KANTOR KONSULTAN HUKUM HANAFIAH PONGGAWA & PARTNERS)
NIKE ASTRIA MALIK, T. Hani Handoko, MM., Ph.D
2017 | Tesis | S2 ManajemenBagi sebuah kantor Perusahaan Layanan Profesional (PLP) seperti kantor konsultan hukum Hanafiah Ponggawa & Partners, kualitas tenaga profesional merupakan aset utama yang menentukan keberhasilan perkembangan bisnis. Kualitas tenaga profesional ditentukan oleh upaya PLP dalam meningkatkan kompetensi masing-masing tenaga profesional secara berkesinambungan. Namun demikian, upaya PLP menyusun program peningkatan kompetensi tenaga profesional sulit tercapai manakala sebuah PLP tidak memiliki peta strategi pengembangan bisnis yang jelas. Ketiadaan strategi pengembangan bisnis yang jelas merupakan salah satu akibat dari ketiadaan misi dan visi PLP yang diartikulasikan dengan jelas dan dipahami oleh seluruh anggota PLP. Hingga hari ini, meskipun telah berhasil mengembangkan bisnisnya sebagai kantor konsultan hukum korporasi terbesar dan tertua di Indonesia, Kantor konsultan hukum Hanafiah Ponggawa & Partners belum memiliki rumusan misi dan visi yang diartikulasikan dengan jelas. Ketiadaan rumusan misi dan visi yang jelas dari kantor konsultan hukum Hanafiah Ponggawa & Partners berakibat pada sulitnya kantor konsultan hukum Hanafiah Ponggawa & Partners dalam menyusun program pengembangan kompetensi tenaga profesional yang berkesinambungan. Berdasarkan metode yang diperkenalkan oleh R. Srinivasan (2014), peneliti bersama Sponsor melakukan langkah-langkah perumusan misi dan visi kantor konsultan hukum Hanafiah Ponggawa & Partners dan melakukan analisis mengenai implikasi yang timbul dari misi dan visi organisasi yang diartikulasikan dengan jelas terhadap penyusunan program pengembangan kompetensi tenaga profesional.
For a Professional Services Firms (PSF) such as Hanafiah Ponggawa & Partners law firm, the quality of professionals is the main asset that will determines the success of its business development. The quality of professionals is determined by the efforts of PSF to improve the competence of each professional on a regular basis. However, the effort of PSF to improve its a professional competency is difficult to achieve when a PLP does not have a clear map of business development strategy. The absence of a clear business development strategy is the result of the absence of mission and vision statement clearly articulated and understood by all the PSF members. To date, despite the success of developing its business as of the Indonesia's largest and oldest corporate law firm, Hanafiah Ponggawa & Partners law firm does not have a clearly articulated mission and vision statement. The absence of a clear mission and vision statement of Hanafiah Ponggawa & Partners law firm resulted in the difficulty of Hanafiah Ponggawa & Partners law firm in developing a sustainable professional competence development program. Based on the method introduced by R. Srinivasan (2014), researcher undertook the steps of formulating the mission and vision of Hanafiah Ponggawa & Partners law firm and analyzing the implications arising from the formulated mission and vision in the preparation of formulating a professional development competence program.
Kata Kunci : Perusahaan Layanan Profesional, Misi, Visi, Tenaga Profesional, Kompetensi, Professional Service Firms, Missions, Vision, Visi, Professional, Competency