Laporkan Masalah

BIOLOGICAL CONTROL OF RICE SHEATH BLIGHT USING FIVE FORMULATIONS BIOLOGICAL CONTROL AGENTS AND THE EFFECT OF SOIL BACTERIAL COMMUNITY STRUCTURE

AISYAH SURYA BINTANG, Dr. Ir. Arif Wibowo, M.Agr.Sc; Prof. Dr. Ir. Achmadi Priyatmojo, M.Sc; Prof. Dr. Ir. Siti Subandiyah, M.Agr.Sc

2017 | Tesis | S2 Fitopatologi

Penyakit hawar pelepah yang disebabkan oleh Rhizoctonia solani adalah salah satu penyakit penting pada tanaman padi dan salah satu penyakit yang paling sulit dikendalikan. Pengendalian hayati merupakan salah satu solusi untuk mengendalikan penyakit ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang formulasi terbaik dari agen hayati dan juga untuk mengetahui tentang keragaman bakteri tanah. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada. Penelitian dilakukan dengan ujilapangan dengan aplikasi agen hayati dengan menggunakan varietas IR64 dengan 5 formulasi agen hayati (Liquid 1, Liquid 2, Liquid 3, Wettable Powder, Granule) dan 2 kontrol (Kontrol 1 dengan perlakuan pupuk, Kontrol 2 tanpa perlakuan pupuk); Identifikasi patogen hawar padi, dan keragaman bakteri tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Liquid 3 dengan aplikasi pengolahan benih sebelum penanaman adalah formulasi terbaik untuk mengendalikan hawar pelepah berdasarkan AUDPC (Area Under Plant Disease Curve). Identifikasi patogen menunjukkan bahwa R. solani dari percobaan lapangan berbeda dengan R. solaniberbeda yang umumnya menginfeksi padi (sub kelompok AG1 IA) berdasarkan analisis molekuler dan morfologi. Keanekaragaman komunitas bakteri tanah menunjukkan bahwa ada perbedaan komunitas bakteri tanah sebelum dan sesudah perlakuan agen hayati. Penelitian ini menyarankan percobaan lapangan lain untuk perawatan dan studi molekuler lainnya tentang keragaman patogen penyebab hawar pelepah dan komunitas bakteri tanah.

Rice sheath blight caused by Rhizoctonia solani is the important disease at rice plant and one of the most difficult diseases to control. Biological control is one of the solutions to control this disease. The aims of this research are to understand about the best formulation of biological control agent and also to understand about soil bacterial community based on treatments. This research was conducted at Sleman District, Yogyakarta Special Region and Faculty Agriculture of Universitas Gadjah Mada. The research conducted with field trial of biological control application using IR64 variety with 5 formulations of biological control agents (Liquid 1, Liquid 2, Liquid 3, Wettable Powder, Granule) and 2 controls (Control 1 with fertilizer treatment, Control 2 without fertilizer treatment); identification of rice sheath blight pathogen, and soil bacterial community. The results showed that Liquid 3 with seed treatment application was the best formulation to control sheath blight based on AUDPC (Area Under Plant Disease Curve). Identification of the pathogen showed that R. solani from the field trial was different from another R. solani from rice (AG1 IA sub group) based on molecular and morphology analysis. Soil bacterial community showed that there is difference of soil bacterial community before and after treatment of biological control agent. This research suggested another field trial for treatments and different molecular studies about pathogen and soil bacterial community.

Kata Kunci : bakteri, hayati, keragaman, pengendalian, Rhizoctonia solani/bacterial, biological, control, community, Rhizoctonia solani

  1. S2-2017-388580-abstract.pdf  
  2. S2-2017-388580-bibliography.pdf  
  3. S2-2017-388580-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2017-388580-title.pdf