Laporkan Masalah

KOMITMEN ORGANISASI PADA PASANGAN YANG MENJALANI COMMUTER MARRIAGE

AINABILA KINTANINANI, Drs. Issac Jogues Kiyok Sito Meiyanto, Ph.D., Psikolog

2017 | Tesis | S2 Psikologi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana komitmen organisasi yang terdapat pada pasangan suami istri yang bekerja secara berjauhan dan mengetahui apa usaha mereka mempertahankan komitmen organisasi yang mereka miliki serta usaha apa saja yang telah dilakukan organisasi yang membuat mereka mempertahankan komitmen organisasi mereka. Subjek dalam penelitian ini adalah tiga pasang suami istri yang menjalani commuter marriage yang sama-sama mempertahankan karirnya dan memiliki intensitas bertemu antara 3-4 minggu sekali, ataupun menentukan jadwal bertemu sesuai yang mereka inginkan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan wawancara, observasi dan dokumen sebagai cara mengumpulkan data. Trankrip wawancara dianalisis menggunakan horizontalizing dan cluster meaning yang telah dilakukan coding sebelumnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komitmen organisasi yang dimiliki oleh pasangan yang menjalani commuter marriage ketiga pasangan yang menjadi subjek penelitian memiliki komitmen organisasi yang cukup tinggi, yang dapat dilihat bahwa ketiga pasangan ini tidak ingin mencari pekerjaan lain yang menggantikan pekerjaan utama mereka, perbedaannya terletak pada kecenderungan komitmen organisasi masing-masing individu, motivasi mereka bertahan dan apa yang telah mereka dapatkan dari organisasi tempat mereka bekerja.Berdasarkan tujuan penelitian, dapat disimpulkan ketiga pasangan ini bekerja di tempat berbeda, sistem yang ada dan apa yang sudah organisasi berikan kepada mereka tentunya berbeda-beda. Motivasi yang mereka tanam untuk bertahan adalah untuk keluarga, dan untuk membantu perekonomian keluarga mereka, akan tetapi tidak hanya bertahan dikarenakan ekonomi, atau gaji, diantara mereka bertahan dikarenakan mereka merasa passion yang mereka miliki terletak pada pekerjaan mereka, dan ingin melakukan usaha terbaik demi tercapainya tujuan tempat mereka bekerja.

This study aims to find out how the organizational commitment in couples who work far apart and find out what efforts they did to keep their organizational commitment. Subjects in this study were three married couples with commuter marriage who both maintain their career and have the intensity of meeting between 3-4 weeks, or determine the schedule to meet as they want. This research uses qualitative research methods, with interviews, observations and documents as the way of collecting data. Interview traction was analyzed using horizontalizing and cluster meaning which has been coded before. The results of this study indicate that organizational commitment owned by spouses who undergo commuting marriage of the three couples, which are the subject of this research, have high organizational commitment, which can be seen from that the three couples do not want to find another job that replaces their main job, and the difference lies in the tendency of individual organizational commitments, their persistence and what they have gained from the organizations they work for. Based on the research objectives, it can be concluded that these three couples which work in different places, the existing system and what the organization has given them, of course, vary. The motivation they cultivate for survival is for families, and to help their family's economy, but not only survive because of those reasons or salary, among them survives because they feel that their passion lies in their work, and wants to do their best to achieve the purpose of where they work.

Kata Kunci : komitmen organisasi, commuter marriage

  1. S2-2017-376328-abstract.pdf  
  2. S2-2017-376328-bibliography.pdf  
  3. S2-2017-376328-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2017-376328-title.pdf