EVALUASI HAMBATAN-HAMBATAN DALAM PENYELESAIAN TINDAK LANJUT LAPORAN HASIL PEMERIKSAAN BADAN PEMERIKSA KEUANGAN (BPK) (STUDI PADA KABUPATEN BANGKA TENGAH)
Krisna Yuliawati, Prof. Dr. Gudono, M.B.A., C.M.A., Ak., CA ;Prof. Dr. Abdul Halim., MBA., Ak., CA
2017 | Tesis | S2 AkuntansiTujuan penelitian ini adalah menemukan faktor-faktor apa yang menjadi hambatan dalam penyelesaian tindak lanjut hasil pemeriksaan BPK di Kabupaten Bangka Tengah. Penelitian ini juga bertujuan menghasilkan langkah-langkah yang dapat digunakan untuk mengatasi hambatan yang ada dalam rangka penyelesaian tindak lanjut hasil pemeriksaan BPK. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan cara analisis dokumen dan wawancara. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu mentranskripsi hasil wawancara, pengodean, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil analisis data menunjukkan bahwa auditee masih belum optimal dalam menyelesaikan tindak lanjut hasil pemeriksaan BPK. Faktor-faktor yang menjadi hambatan dalam penyelesaian tindak lanjut hasil pemeriksaan BPK di Kabupaten Bangka Tengah salah satunya adalah temuan yang berhubungan dengan pihak ketiga (pihak eksternal). Langkah-langkah yang digunakan untuk mengatasi hambatan dalam penyelesaian tindak lanjut hasil pemeriksaan BPK salah satunya adalah membuat SOP dan pendokumentasian yang baik oleh APIP.
This research is to identify the impeding factors in completing the follow-ups of the audit findings of the Audit Board (BPK) in Central Bangka Regency. This study alo aims to generate steps to overcome the obstacles to carry out follow up measures of the BPK audit reports. The data were collected by means of douments analyses and interviews. The data analyses in this research were completed by transcribing the results of the interviews, coding, and presenting the data, and then by drawing conclusions. The result indicate that the author has not optimally completed the follow-ups of the audit findings of the Audit Board. One of the impeding factors in completing the follows-ups of the audit findings of the Audit Board in Central Bangka Regency is the third party (external party). The steps employed to overcome the obstacle in the completion are through developing SOP and improving the documentation by the Government Internal Supervisory Appartus (APIP).
Kata Kunci : APIP, tindak lanjut, pemeriksaan, audit/APIP, follow-up, audit