KOMITMEN PEMERINTAH DALAM PELAKSANAAN ANGGARAN RESPONSIF GENDER DI SEKTOR KESEHATAN PADA APBD KABUPATEN MUARA ENIM TAHUN 2012-2014
EVI WULANDARI, Dr. Ambar Widaningrum, M.A.
2017 | Skripsi | S1 ILMU ADMINISTRASI NEGARA (MANAJEMEN DAN KEBIJAKAN PUBLIK)Adanya kesenjangan antara kebijakan yang berpihak pada keadilan gender dengan cara pemerintah melakukan pengalokasian serta penggunaan anggarannya masih terdapat dalam pelaksanaan Anggaran Publik (Sopanah,2004). Hal ini tentu akan merugikan perempuan karena selama ini perempuan selalu mendapatkan porsi anggaran yang berkaitan dengan kepentingan perempuan kurang dari 5% dari total anggaran. Oleh karena itu, komitmen pemerintah dalam menerapkan kesetaraan gender di dalam penyusunan kebijakan, pengalokasian anggaran, dan penyusunan program-program sangat dibutuhkan melalui anggaran responsif gender. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komitmen pemerintah Kabupaten Muara Enim dalam melaksanakan anggaran responsif gender dan untuk menganalisis responsivitas kesetaraan gender pada sektor kesehatan dalam anggaran kesehatan Kabupaten Muara Enim tahun 2012-2014. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) komitmen Pemerintah Kabupaten Muara Enim dalam pelaksanaan anggaran responsif gender masih lemah, (2) Alokasi belanja Kabupaten Muara Enim di sektor kesehatan sudah menggunakan anggaran responsif gender, namun masih sangat kecil.
There is always a gap between gender equality policies and gender responsive budgeting in how government allocate and how government will use the budget (Sopanah,2004). This situation is going to give negative impacts to the women, because the proportion of budgeting for women's interest is still very small (less than 5% of total budget). Because of that, govenrment's commitment in implementation of gender responsive budgeting is urgently needed. This research aims to analyze government's commitment in implementation gender responsive budgeting and to analyze gender responsive in health sector at the health budgeting of Muara Enim Regency year 2012-2014. This research used qualitative methods which the primary data was collected through interview, and secondary data was collected through documentation. The result indicated that (1) the government's commitment in implementation of gender responsive budgeting is still very low, (2) the Muara Enim's Government has used the allocation of gender budgeting, even is still very small.
Kata Kunci : Anggaran Responsif Gender, Komitmen Pemerintah, Gender Responsive Budgeting, government's commitment