KARAKTERISTIK SOSIODEMOGRAFI DAN PENGETAHUAN TENTANG HIV/AIDS PADA WANITA YANG TERINFEKSI HIV DI KABUPATEN PONOROGO
SUSIYAMTI, Dr. Yanri Wijayanti Subronto, PhD, SpPD-KPTI.; DR. Retna Siwi Padmawati, M.A.
2017 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar belakang: Pada tahun 2015, diperkirakan 36.700.000 orang hidup dengan HIV termasuk sebanyak 1,8 juta anak atau sekitar 0,8%. Di Indonesia prevalensi terjadinya kasus HIV pada perempuan terus mengalami peningkatan, tahun 2011 sebesar 44% dan tahun 2013 menjadi 58%. Di Jawa Timur cara penularan kasus AIDS yang tertinggi heteroseksual, dan merupakan ibu rumah tangga. Peneliti ingin melihat bagaimana karaktersitik sosiodemografis dan pengetahuan tentang HIV/AIDS sangat mempengaruhi wanita terinfeksi HIV. Oleh karena fakta yang sering terjadi menyebutkan bahwa suami merupakan sumber penularan HIV tertinggi pada wanita. Tujuan: Menggambarkan karakteristik sosiodemografi, pengetahuan tentang HIV/AIDS, dan karakteristik pasangan pada wanita yang terinfeksi HIV di Kabupaten Ponorogo Metode penelitian: Penelitian ini adalah deskriptif dengan jenis studi kasus dan menggunakan pendekatan yang mengkombinasikan antara metode kuantitatif dan kualitatif secara bersama-sama dalam penelitian. Penelitian ini dilaksanakan di Poli VCT RSUD Dr Harjono. Subjek penelitian ini wanita yang terinfeksi/penderita HIV yang datang ke poli VCT RSUD DR Harjono Ponorogo. Pengambilan sampel penelitian kuantitatif menggunakan teknik total sampling dan kualitatif dengan purposive sampling. Hasil: Karakteristik wanita yang terinfeksi HIV proporsi terbanyak adalah kelompok usia 30-39 tahun dan 40-49 adalah 16 (40%), tingkat pendidikan SMP 26 responden (65%), berdasarkan status pekerjaan sekarang tertinggi pada ibu rumah tangga (15) 37,5% dan pekerjaan swasta (14) 35,0%, status pernikahan lebih tinggi pada status menikah yang tinggal serumah dengan pasangannya (suaminya) yaitu 19 responden (47,5%). Sebanyak 24 responden (60,0%) mempunyai pengatahuan rendah dan sosio-budaya negatif 27 responden (67,5%). Pasangan wanita yang terinfeksi HIV terbanyak usia 40-49 tahun 18 (62,1%), pendidikan pasangan didominasi pendidikan tingkat SMP dan SMA, yaitu 14 pasangan (35,0%), pekerjaan pasangan paling banyak pada jenis pekerjaan swasta 22 (75,9%). Kesimpulan: Karakteristik sosiodemografi wanita yang terinfeksi HIV sebagian besar ibu rumah tangga dan diantaranya pernah bekerja sebagai PSK mempunyai usia 30-49 tahun dan tingkat pendidikan rendah. Karakteristik sosio demografi pasangan rata-rata usia pasangan 40-49 tahun dan paling dominan bekerja di sektor swasta dan terdapat pasangan yang sudah meninggal karena HIV.
Background: By 2015, an estimated 36,700,000 people living with HIV including as much as 1.8 million children or approximately 0.8% In Indonesia, the prevalence of occurrence of HIV cases in women has increased steadily, year 2011 amounted to 44% are women and by 2013 be 58%. In East Java the way of transmission of AIDS cases is heterosexual, and the highest is a housewife. Researchers want to see how sociodemographic characteristics and knowledge about HIV/AIDS greatly affect women infected with HIV. Because of the frequent fact mentioned that the husband is the highest source of HIV transmission in women. Objective: Describes sociodemographic characteristics, knowledge of HIV/ AIDS, and partner characteristics in HIV infected women in Ponorogo District. Research method: This research method is descriptive with case study type and using approach that combine quantitative and qualitative method together in research. This research was conducted in Poly VCT Dr. Harjono Hospital. The subjects of this study were women infected / HIV sufferers who came to the VCT RSUD DR Harjono Ponorogo. Quantitative research sampling using total sampling technique and qualitative with purposive sampling. Results: Characteristics of women infected with HIV the highest proportion was age group 30-39 years and 40-49 are 16 (40%), education level SMP 26 respondents (65%), based on current employment status highest in housewives (15 ) 37.5% and private employment (14) 35.0%, marriage status higher on married status that live in the house with their partner (husband) that is 19 respondents (47.5%). Womens knowledge of HIV/AIDS infections as many as 24 respondents (60.0%) have low knowledge and negative socio-culture 27 respondents (67.5%). Most couples of women infected with HIV were aged 40-49 of 18 (62.1%), education of the pair dominated junior and senior high school education, ie 14 couples (35.0%), most couples occupation on private employment 22 (75.9%). Conclusion: The characteristics sociodemographic of HIV-infected women are mostly housewives and have worked as prostitutes between the ages of 30-49 years and low levels of education. The characteristics socio-demographic of the couples are 40-49 years old and dominantly work in the private sector and there are couples who have died of HIV.
Kata Kunci : Karakteristik sosio demografi, pengetahuan, penderita HIV wanita, Socio-demographic characteristics, knowledge, female HIV sufferers