Perancangan Sekolah Islam Terpadu Dengan Pendekatan Arsitektur Organik
KHRISNAMUKTI A., Ir. Adi Utomo Hatmoko, M.Arch
2017 | Skripsi | S1 ARSITEKTURSekolah Islam Terpadu (SIT) adalah sekolah yang mengimplementasikan konsep pendidikan Islam berlandaskan Al-Quran dan As Sunnah. Dalam aplikasinya sekolah Islam menerapkan pendekatan yang memadukan pendidikan umum dan pendidikan agama menjadi suatu jalinan kurikulum. Kekurangan system pendidikan nasional menjadi peluang sekolah-sekolah swasta menawarkan fasilitas dan jaminan yang lebih baik ketimbang sekolah negeri. Dengan tujuan menciptakan siswa yang memiliki kecerdasan Intelektual (Intelegen Quotient), Kecerdasan Emosional (Emotional Quotient) dan Kecerdasan Spiritual (Spritual Quotient) yang tinggi serta kemampuan beramal (kerja) yang ihsan. Perancangan SIT yang berlokasi di Lebak Bulus, Jakarta Selatan ini mengangkat isu; kompleksitas program ruang, keterpaduan fasilitas pendidikan, ekspresi islam, dan isu lingkungan (Urban Heat Island dan resapan air). Pendekatan arsitektur organik berperan dalam penciptaan ruang yang dinamis, serta kondusif untuk kegiatan belajar, dalam hal ini kenyamanan thermal. Arsitektur Organik merupakan sebuah filosofi yang mengangkat keselarasan antara ruang dan lingkungan, dengan menjadikan prinsip-prinsip alam sebagai konsep bentuk Arsitektur Organik sendiri.
Integrated Islamic School (SIT) is a school that implements the concept of Islamic education based on the Qur'an and As Sunnah. In its application Islamic schools apply an approach that combines general education and religious education into a bundle of curriculum. The lack of a national education system becomes an opportunity for private schools to offer better facilities and guarantees than public schools. With the aim of creating students who have Intellectual Intelligence (Intelligent Quotient), Emotional Quotient (Emotional Quotient) and high Spiritual Intelligence (Spritual Quotient) and the ihsanic ability of charity (work). The design of SIT located in Lebak Bulus, South Jakarta raised the issue; the complexity of the space program, the integration of educational facilities, the expression of Islam, and environmental issues (Urban Heat Island and water absorption). The approach of organic architecture plays a role in the creation of a dynamic space, as well as conducive to learning activities, in this case thermal comfort. Organic architecture is a philosophy that raises harmony between space and environment, by making the principles of nature as the concept of the form of Organic Architecture itself.
Kata Kunci : Sekolah Islam Terpadu, Arsitektur Organik