Laporkan Masalah

PERAN OTORITAS JASA KEUANGAN DALAM MENINGKATKAN KEUANGAN INKLUSIF BAGI USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL DI INDONESIA

ANDREA PRASETYA, Prof.Dr. Sulistiowati, S.H., M.Hum

2017 | Tesis | S2 ILMU HUKUM JAKARTA

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Otoritas Jasa Keuangan dalam meningkatkan Keuangan Inklusif bagi Usaha Mikro dan Usaha Kecil di Indonesia. Selain hal tersebut penelitian ini juga untuk mengetahui hambatan yang dialami oleh Otoritas Jasa Keuangan dalam meningkatkan keuangan inklusif bagi usaha mikro dan usaha kecil di Indonesia beserta upaya untuk mengatasi hambatan tersebut. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum empiris dengan menggunakan dua tahap yaitu penelitian kepustakaan guna memperoleh data sekunder dan selanjutnya penelitian lapangan melalui wawancara guna memperoleh data primer untuk melengkapi dan menunjang data yang diperoleh dari penelitian kepustakaan. Lokasi penelitian ini dilakukan di Direktorat Penelitian Otoritas Jasa Keuangan di Jakarta dan Kantor Otoritas Jasa Keuangan Jember. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa peran Otoritas Jasa Keuangan dalam meningkatkan keuangan iklusif bagi usaha mikro dan kecil di Indonesia adalah pertama, membuat produk keuangan inklusif yang bekerja sama dengan Bank Indonesia dan lembaga jasa keuangan. Kedua, mendirikan pusat edukasi, layanan konsumen dan akses keuangan UMKM di berbagai daerah, Ketiga, memperluas akses keuangan di daerah dengan membentuk Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) bekerja sama dengan pemerintah daerah serta lembaga jasa keuangan. Hambatan yang dihadapi oleh Otoritas Jasa Keuangan dalam meningkatkan keuangan inklusif bagi usaha mikro dan kecil adalah masih rendahnya tingkat literasi keuangan masyarakat yang mempengaruhi pengambilan keputusan. Dalam rangka peningkatan literasi keuangan, Otoritas Jasa Keuangan mengadakan kegiatan edukasi keuangan kepada masyarakat serta membuat Peraturan Otoritas Jasa Keuangan yang mewajibkan pelaku usaha jasa keuangan untuk melakukan kegiatan yang mendukung peningkatan literasi keuangan bagi konsumennya atau masyarakat berupa kegiatan edukasi keuangan dan pengembangan infrastruktur yang mendukung literasi keuangan bagi konsumen dan/atau masyarakat.

The research objective of this thesis is to examine the Financial Services Authority Role in Improving Financial Inclusion for micro and small business in Indonesia. In addition, these research also to study the obstacle in improving financial inclusion for micro and small business in Indonesia. The method used in this study is empirical law research using two stages of library research to obtain secondary data and subsequent field research through interviews to obtain primary data to complement and support data obtained from library research. The location of this research was conducted in Jakarta and Jember The conclusion of this research is the role of the Financial Services Authority in improving the financial inclusion for micro and small business in Indonesia is Firstly, creating inclusive financial products in collaboration with Central Bank of the Republik of Indonesia and financial services institution. Secondly, establishing educational centers, consumer services to help micro, small and medium enterprises to get access to financial services in various regions. Thirdly, expanding access to financial services in the regions by establishing Regional Access Acceleration Team in collaboration with local governments as well as financial services institution. The obstacle faced by the Financial Services Authority in improving financial inclusion for micro and small business is the low level of public financial literacy that affects decision making. In order to improve the financial literacy in the society, the Financial Services Authority conducts sustainable financial education activities to the society and establishes a regulations that requires financial services institution to conduct activities that support the improvement of financial education activities and infrastructure development that support financial literacy for consumers and/or society.

Kata Kunci : Otoritas Jasa Keuangan, Usaha Mikro dan Kecil, Keuangan Inklusif, Literasi Keuangan

  1. S2-2017-341570-abstract.pdf  
  2. S2-2017-341570-bibliography.pdf  
  3. S2-2017-341570-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2017-341570-title.pdf