Laporkan Masalah

KEANEKARAGAMAN JENIS KUMBANG HAMA PADA GUDANG PENYIMPANAN BAHAN PAKAN DI PROVINSI BANTEN

NASRUL FRIAMSA, Dr. Ir. Witjaksono, M.Sc.; Dr. Ir. Arman Wijonarko, M.Sc.

2017 | Tesis | S2 ILMU HAMA DAN PENYAKIT TUMBUHAN

Provinsi Banten merupakan daerah industri yang terus berkembang, termasuk industri pakan ternak yang bahan bakunya sebagian besar diimpor dari luar negeri. Pengawasan terhadap gudang penyimpanan pakan sangat penting dilakukan untuk mengawasi keberadaan serangga hama pada gudang penyimpanan dan mencegah masuknya Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK) yang mungkin terbawa bahan baku pakan yang diimpor. Identifikasi, keanekaragaman serta kemerataan jenis kumbang hama pada lima gudang penyimpanan bahan pakan di provinsi Banten telah dilakukan. Pengumpulan data menggunakan metode hand sampling, dome traps dan light trap. Hasil penelitian diperoleh 21 jenis kumbang hama dari 11 famili. Terdapat lima jenis kumbang hama yang belum pernah dilaporkan atau minim informasi keberadaannya di Indonesia, yaitu: Ataenius picinus, Attagenus fasciatus, Attagenus unicolor, Epuraea luteolus, dan Thorictodes heydeni.Kumbang hama jenis Cryptolestes ferrugineus, Rhyzopertha dominica, dan Tribolium castaneum merupakan serangga yang dominan ditemukan pada kelima gudang penyimpanan. Kumbang hama jenis Attagenus fasciatus, C. ferrugineus, Lasioderma serricorne, Latheticus oryzae, R. dominica, dan Sitophilus zeamais diperoleh dengan tiga metode pengumpulan data. Jenis kumbang hama yang hanya ditemukan dengan metode dome trap adalah Attagenus unicolor; sedangkan kumbang hama yang hanya ditemukan dengan metode light trap adalah Ataenius picinus, Dermestes ater, Epuraea luteolus, Neotrichiorhyssemus hirsutus, dan Xyleborus perforans. Indeks keanekaragaman tertinggi jenis kumbang hama pada gudang penyimpanan bahan pakan ditemukan pada gudang A dengan nilai 1,825 tergolong sedang. Nilai indeks kemerataan jenis pada gudang A, C, dan E termasuk dalam kondisi labil. Sedangkan gudang B dan D termasuk dalam kondisi tertekan dengan didominasi oleh jenis kumbang hama tertentu.

Banten province is an growing industrial area, including animal feed industry which utilize imported raw materials. Therefore, it is very important to monitor the existence of insects pest in warehouse and to prevent the entry of plant quarantine pest organism (OPTK) which may be carried by imported feed raw materials. The identification, diversity and evenness of pest beetle species in five feed storage in Banten province have been done. Three different sampling methods were applied: hand sampling, dome traps and light trap. The results showed that were total 21 species of pest beetle from 11 families. There are five species of pest beetles that have not been reported or minimal information in Indonesia, that is: Ataenius picinus, Attagenus fasciatus, Attagenus unicolor, Epuraea luteolus, and Thorictodes heydeni.Cryptolestes ferrugineus, Rhyzopertha dominica, and Tribolium castaneum pest beetles were the dominant insects collected from the five storage warehouses. Attagenus fasciatus, C. ferrugineus, Lasioderma serricorne, Latheticus oryzae, Rhyzoperta dominica and Sitophilus zeamais obtained from three methods of data collection. The species of pest beetle found only by dome trap method is Attagenus unicolor; While pest beetles found only by light trap method are Ataenius picinus, Dermestes ater, Epuraea luteolus, Neotrichiorhyssemus hirsutus, and Xyleborus perforans. The highest diversity index of pest beetle species in feed storage found in warehouse A with 1.825 depicts as moderate diversity. The evenness index of species pest beetle in warehouses A, C, and E is in unstable condition. While the warehouses B and D included in a depressed condition with dominated by certain specieses of pest beetle.

Kata Kunci : gudang penyimpanan bahan pakan, keanekaragaman, kumbang hama, provinsi Banten

  1. S2-2017-388601-abstract.pdf  
  2. S2-2017-388601-bibliography.pdf  
  3. S2-2017-388601-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2017-388601-title.pdf