Laporkan Masalah

HUBUNGAN OBESITAS DENGAN ATENSI PADA ANAK SEKOLAH DASAR

NADIA SAVITRI, Prof. dr. Madarina Julia, MPH., Ph.D., SpA(K).; Dr. Dra. Sumarni, M.Si.

2017 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar Belakang: Overweight dan obesitas pada anak-anak meningkat secara dramatis sejak tahun 1900. Prevalensi obesitas pada anak-anak di dunia meningkat dari 4,2% pada tahun 1900 menjadi 6,7% pada tahun 2010 dan diperkirakan akan terus meningkat hingga mencapai 9,1% pada tahun 2020 (Onis et al., 2010). Obesitas bukan hanya masalah berat badan berlebih yang berdampak pada penyakit kardiovaskuler dan sindroma metabolik, namun obesitas nampak berkaitan pula dengan fungsi kognitif. Hubungan antara obesitas dengan fungsi kognitif yang spesifik seperti atensi masih belum banyak diteliti terutama di Indonesia. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara obesitas dengan atensi pada anak sekolah dasar. Metode: Penelitian ini adalah penelitian cross-sectional dengan subjek sebanyak 260 anak sekolah dasar yang berusia 10-12 tahun. Subjek terdiri dari kelompok obesitas laki-laki, obesitas perempuan, tidak obesitas laki-laki, dan tidak obesitas perempuan. Penentuan status gizi dilakukan berdasarkan body mass index (BMI). Stroop Test Versi Indonesia untuk anak dilakukan untuk mengukur atensi subjek. Jenis kelamin, asupan sarapan, dan kualitas tidur diteliti sebagai variabel pengganggu dengan menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan dengan analisis univariat, bivariat, dan multivariat. Hasil: Hasil uji Chi Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara obesitas dengan atensi pada perempuan (p=0,04), namun tidak pada lakilaki. Tidak terdapat pula hubungan antara jenis kelamin, kualitas tidur, dan asupan sarapan dengan atensi. Hasil uji regresi logistik menyatakan bahwa variabel yang berhubungan dengan atensi adalah obesitas pada perempuan. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara obesitas dengan atensi pada perempuan (OR=2,2).

Background: Overweight and obesity has been increased since 1900. Prevalence of children obesity in the world increased from 4,2% in 1900 become 6,7% in 2010 and expected to reach 9,1% in 2020. Obesity was not only body weight problem that impact to cardiovascular disease and metabolic syndrome, but obesity also seems correlated with cognitive functions. Investigation of relationship between obesity and specific cognitive function like attention was still limited especially in Indonesia. Objective: The aim of this study was to investigate relationship between obesity and attention in school children. Methods: This cross-sectional study included 260 school children aged 10-12 years old. Subjects divided into four groups categorized as obesity boys, obesity girls, not obesity boys, and not obesity girls. Nutritional status was determined by body mass index (BMI). Indonesian version of stroop test for children was used to measure attention of subjects. Sex, breakfast consumption, and sleep quality were investigated as confounding variables using questionnaires. Data analysis were used univariate, bivariate, and multivariate analysis. Result: Chi square test showed that obesity was associated with attention in girls (p=0,04), but the was no association in boys. There was no statistically significant relationship between sex, sleep quality, and breakfast consumption with attention in school childreen. Logistic regression showed that girls obesity was associated with attention. Conclutions: There was a relationship betweeen obesity and attention in girls school children (OR=2,2).

Kata Kunci : obesitas, atensi, stroop, anak sekolah dasar, obesity, attention, stroop test, school children

  1. S2-2017-388170-abstract.pdf  
  2. S2-2017-388170-bibliography.pdf  
  3. S2-2017-388170-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2017-388170-title.pdf