HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT KEKAMBUHAN PENDERITA SKIZOFRENIA DI PUSKESMAS RONGKOP KABUPATEN GUNUNGKIDUL YOGYAKARTA
JOKO SUBANDONO, Prof. Dr. dr. KRT Adi Heru Sutomo, M.Sc, DCN
2017 | Tesis | S2 Ilmu Kedokteran KlinikLatar Belakang Menurut hasil Riset Kesehatan Dasar 2013 di Kabupaten Gunungkidul, prevalensi gangguan jiwa berat sebanyak 2,05 permil, dengan rerata di Propinsi DIY sebanyak 2,70 permil, dimana Kabupaten Gunungkidul masuk kategori cukup tinggi. Kunjungan penderita skizofrenia di wilayah kerja Puskesmas Rongkop menempati urutan ke 8, ini menunjukan jumlah penderita gangguan jiwa yang besar. Kasus gangguan jiwa terbanyak terdapat di Desa Petir, yaitu sebanyak 37 orang, yang tersebar di semua dusun. Berdasarkan keadaan tersebut perlu diteliti hubungan antara dukungan keluarga dengan kekambuhan skizofrenia di wilayah Puskesmas Rongkop Gunungkidul Yogyakarta. Tujuan penelitian Untuk membuktikan adanya hubungan antara dukungan keluarga dengan kekambuhan skizofrenia di wilayah Puskesmas Rongkop Gunungkidul Yogyakarta, tingkat dukungan keluarga terhadap penderita skizofrenia di wilayah Puskesmas Rongkop Gunungkidul Yogyakarta dan tingkat kekambuhan penderita skizofrenia di wilayah Puskesmas Rongkop Gunungkidul Yogyakarta. Subyek dan Metodologi Populasi dalam penelitian ini keluarga penderita skizofrenia di wilayah kerja Puskesmas Rongkop di Desa Petir Kecamatan Rongkop Kabupaten Gunungkidul yang telah didiagnosis oleh dokter spesialis jiwa di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Gunungkidul dan Rumah Sakit Ghrasia Pakem Yogyakarta. Sampel penelitian diambil secara total sampling sebanyak 37 responden. Analisis data pengujian hipotesis dengan uji korelasi Spearmen Rho, dibantu komputer program SPSS. Hasil Penelitian Dukungan keluarga terhadap penderita skizofrenia di wilayah Puskesmas Rongkop Gunungkidul Yogyakarta 35,13% pada kategori sedang. Tingkat kekambuhan penderita skizofrenia di wilayah Puskesmas Rongkop Gunungkidul Yogyakarta 62,16% pada kategori rendah. Terdapat hubungan positif dan signifikan dukungan keluarga dengan kekambuhan skizofrenia di wilayah Puskesmas Rongkop Gunungkidul Yogyakarta dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,649 dengan tingkat signifikansi 1%. Kesimpulan Dukungan keluarga terhadap penderita skizofrenia di wilayah Puskesmas Rongkop Gunungkidul Yogyakarta pada kategori sedang. Tingkat kekambuhan penderita skizofrenia di wilayah Puskesmas Rongkop Gunungkidul Yogyakarta pada kategori rendah. Terdapat hubungan positif dan signifikan dukungan keluarga dengan kekambuhan skizofrenia di wilayah Puskesmas Rongkop Gunungkidul Yogyakarta.
Background According to the result of Basic Health Research 2013 in Gunungkidul Regency, the prevalence of serious mental disorder is 2.05 permil, with the average in Province of Yogyakarta is 2.70 permil, where Gunungkidul Regency is categorized high enough. Visits of schizophrenics in the work area Rongkop Puskesmas ranks to 8, this shows the number of people with large mental disorders. Most cases of mental disorders are found in the village of Petir, which is 37 people, spread in all hamlets. It needs family and community support so that the patient can re-socialize with the community. Research Purposes This research is aimed to prove the relationship between family support and recurrence of schizophrenia in Rongkop Gunungkidul Health Center Yogyakarta, the level of family support for schizophrenia in Rongkop Gunungkidul Yogyakarta and the recurrence rate of schizophrenia in Rongkop Gunungkidul Yogyakarta. .Subject and Methodology Population used in this research is families who have experinced schizophrenia in working around Rongkop Public Health Center working area located in Petir , Rongkop, Gunungkidul. The samples were taken by counting 37 respondents of total sampling. The analysis of hypothesis testing data was taken by using Spearmen Rho correlation test aided by SPSS 16.00 program. Research Result Family support for schizophrenic in Rongkop Gunungkidul Yogyakarta Yogyakarta area is 35,13% in medium category. The recurrence rate of schizophrenia in Rongkop Gunungkidul Yogyakarta is 62.16% in low category. There was a positive and significant correlation between family support and recurrence of schizophrenia in Rongkop Gunungkidul Yogyakarta with correlation coefficient of 0.649 with 1% significance level. Conclusion Family support for people with schizophrenia in Rongkop Gunungkidul Public Health Center Yogyakarta is in medium category. The recurrence rate of schizophrenia in Rongkop Gunungkidul Public Health Center Yogyakarta is in the low category. There is a positive and significant family support relationship with recurrence of schizophrenia in Rongkop Gunungkidul Health Center Yogyakarta.
Kata Kunci : support, recurrence, schizophrenia