Pengurangan Zat Warna Remazol Red Rb Menggunakan Metode Elektrokoagulasi
NOVIE PUTRI S, Ir. Agus Prasetya, M.Eng., Sc., Ph.D ;Ir. Sarto, M.Sc
2017 | Tesis | S2 Teknik KimiaBatik merupakan salah satu ciri budaya khas bangsa Indonesia yang telah mendapatkan pengakuan dari UNESCO serta ditetapkan sebagai Warisan Kemanusian untuk Budaya Lisan dan Non-bendawi (Masterpiece of the Oral and Intangible Hertage of Human). Industri batik mengalami pertumbuhan cukup pesat. Aktivitas produksi dalam industri semakin meningkat menyebabkan limbah cair terutama dari proses pewarnaan semakin banyak. Metode konvensional untuk pengolahan limbah cair masih memiliki kekurangan sehingga memerluka metode pengolahan limbah alternatif, yaitu metode elektrokoagulasi. Proses elektrokoagulasi merupakan suatu proses koagulasi dengan menggunakan arus listrik searah melalui proses elektrokimia. Penelitian ini mempelajari pengaruh tegangan listrik dan jarak antar elektroda terhadap air limbah pewarna sintetis remazol red rb. Elektroda yang digunakan adalah plat aluminium dengan ukuran panjang 6 cm, lebar 8 cm dan tebal 0,1 cm. Proses elektrokoagulasi dilakukan dengan memvariasikan tegangan listrik dan jarak antar elektroda yaitu 10 volt dan 15 volt serta 2 cm dan 3 cm. Untuk mengetahui pengaruh tegangan listrik dan jarak antar elektroda maka dilakukan pengukuran COD, TSS dan Warna dimana sampel diambil setiap 10 menit, 20 menit, 40 menit dan 60 menit lalu dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tegangan listrik dan jarak antar elektroda memberikan pengaruh terhadap penurunan COD, TSS dan Warna pada limbah cair sintetis Remazol Red RB. Jarak antar elektroda dan tegangan listrik yang optimum pada penelitian ini yaitu 2 cm dan 10 volt dengan penurunan konsentrasi COD yang pada awalnya 428 mg/L menjadi 54 mg/L, penurunan TSS yang pada awalnya 850 mg/L menjadi 277 mg/L dan penurunan Warna yang pada awalnya sebesar 2733 PtCo menjadi 75,5 PtCo.
Batik is one of the distinctive cultural chacteristic of the Indonesian national that has gained recognition from UNESCO and designated as Masterpiece of the Oral and Intangible Hertage of Human. Batik industry have grown rapidly. The higher activity in industrial production causes of sewage, especially on batik dyeing process. The conventional method which is used for processing wastewater still has flow so that need other method of wastewater treatment as an alternative, that is electrocoagulation. Electrocoagulation represent a process of coagulation using unidirectional electrics current through electro-chemical process. The research learn about the influance of electical voltage and the distance between the electrode to synthetic dyes remazol red rb wastewater. The electrode using this form is an aluminum plate with 6 cm length, 8 cm wide and 0,1 cm thick. Electrocoagulation process is done by varying the range between electrode and electrical voltage. Variation of distance between electrode range of 2 cm and 3 cm. Variation of electrical voltage range of 10 volt and 15 volt. To determine the effect of range electrode and electrical voltage to the reduction of COD, TSS and Color sewage than the samples taken 10 minutes, 20 minutes, 40 minutes and 60 minutes during the process were analyzed. The research result showed that the range of the electrode and the voltage are give effect to reduction in COD, TSS and Color in synthetic dyes remazol red rb wastewater. The optimum elecrode range and voltage are 3 cm and 15 volt. The decrease in COD concentartion origanally 428 mg/L to 54 mg/L, the decrease in TSS concentration origanally 850 mg/L to 277 mg/L and the decrease in Color origanally 2733 PtCo to 75,5 PtCo.
Kata Kunci : elektrokoagulasi,aluminium,jarak antar elektroda,tegangan listrik,limbah cair sintetis