Laporkan Masalah

PERSEPSI ORANGTUA TERHADAP PENGOBATAN ISPA : STUDI KASUS DI KABUPATEN MINAHASA SELATAN

CLAUDIA AGRELI S, Prof. dr. Hari Kusnanto, Dr.PH.

2017 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar Belakang : Menurut World Health Organization (WHO) Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas penyakit menular di dunia. Hampir empat juta orang meninggal setiap tahunnya akibat ISPA. Infeksi saluran pernapasan akut umum terjadi di Indoensia, penyakit ini bisa mengakibatkan rawat inap bahkan kematian terutama di kalangan anak-anak. Pemilihan layanan kesehatan yang sesuai dan tepat dapat mengurangi angka kematian pada anak akibat ISPA. Karena itu penting untuk mengetahui atau memahami persepsi pasien dalam memilih dan memanfaatkan layanan kesehatan agar dapat mengendalikan dampak yang ditimbulkan dari penyakit. Tujuan : Memahami persepsi orangtua terhadap pengobatan ISPA di Kabupaten Minahasa Selatan. Metode Penelitian : Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan rancangan studi kasus. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Pingkan Tenga. Informan dalam penelitian ini berjumlah 10 orang yang terdiri dari orangtua, dokter, mantri, tukang pijat anak. Teknik pengumpulan data dengan wawancara dan observasi dokumen. Hasil Penelitian : Kurangnya pengetahuan orangtua mengenai tanda-tanda klinis penyakit atau gejala-gejala dari penyakit yang diderita anak, bahaya dari penyakit yang diderita anak dapat berdampak buruk terhadap anak. Melakukan pengobatan sendiri merupakan hal yang paling banyak ditemukan. Penggunaan obat tradisional dalam mengobati menjadi pilihan orangtua paling utama. Kesimpulan : Berbagai jenis layanan kesehatan dipilih orangtua untuk di manfaatkan dengan tingkat pemanfaatan layanan yang berbeda-beda ketika anaknya sakit. Layanan pengobatan yang sering digunakan orangtua yaitu mantri dan pengobatan tradisional, sedangkan puskesmas jarang dipilih orangtua untuk mengobati ISPA yang diderita anak.

Background : According to the World Health Organization (WHO) Acute Respiratory Infection (ARI) is the cause of morbidity and mortality diseases in the world. Nearly four million people die each time from ARI. Acute respiratory infections occur in Indonesia, this disease can enter hospitalization and even death among children. The choice of appropriate and appropriate health services can reduce child mortality rates due to ARI. It's therefore important to know or understand the patient's perception of choosing and utilizing health services in order to control the effects of illness. Objective : To understand parents' perception of treatment acute respiratory tract infection (ARI) at the district of south minahasa. Research Method : This research uses qualitative research type with case study design. This research at primary health care in the area of Pingkan Tenga. Subject in this study amounted to 10 people consisting of parents', doctor, mantri, child massges'. Data collection techniques with interviews and document observation Research Results: Lack of parental knowledge about the clinical signs of disease or symptoms of the disease that affects children, the danger of the child's illness could adversely affect the child. Treat by self is the most commonly found. The use of traditional medicine in the treatment of choice ultimate parent. Conclusion : Various types of health services are chosen by parents to be utilized with different levels of service utilization when their child is sick. Treatment services that are often used by parents are mantri and traditional medicine, while puskesmas rarely selected by parents to treat respiratory infection suffered by children.

Kata Kunci : Persepsi orangtua, Infeksi Saluran Pernapasan Akut.

  1. S2-2017-388085-abstract.pdf  
  2. S2-2017-388085-bibliography.pdf  
  3. S2-2017-388085-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2017-388085-title.pdf