Laporkan Masalah

Kelembagaan Community Development Bethesda dalam Program Sexual and Reproductive Health and Rights:(Studi tentang Kelembagaan CD Bethesda dalam Pelaksanaan Program Sexual and Reproductive Health and R

Tri Rama Rinaji, Suparjan

2016 | Skripsi | Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan (dh. Ilmu Sosiatri)

INTISARI Pada tahun 2000, dirumuskan Millennium Development Goals (MDGs) yang berisi komitmen untuk mempercepat pembangunan manusia dan pemberantasan kemiskinan. Salah satu bidang yang berpengaruh dalam mencapai MDGs ialah bidang kesehatan reproduksi yang berkontribusi meningkatkan kesehatan ibu, menurunkan kematian balita, serta memerangi HIV/AIDS. Pemerintah Indonesia ikut serta mewujudkan MDGs dengan mengajak semua elemen masyarakat termasuk Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) untuk mewujudkan kualitas kesehatan masyarakat yang lebih baik dan terbukti membuahkan hasil yang positif. Salah satu LSM yang berhasil dalam melaksanakan program SRHR adalah CD Bethesda. CD Bethesda berhasil menerapkan kelembagaan yang baik dalam mewujudkan tujuan program sehingga menarik untuk diteliti. Penelitian ini mencoba melihat kelembagaan CD Bethesda sebagai sebuah fenomena menggunakan konsep kelembagaan yang mengatakan bahwa kelembagaan harus memiliki unsur kepemimpinan, struktur internal, doktrin (visi misi), pemanfaatan sumber daya dan program. Tidak sekedar melihat kelembagaan dari luarnya saja, namun mencoba masuk lebih dalam dan memahami kembali kejadian-kejadian yang terungkap. Dari data-data yang didapat kemudian melihat kelembagaan CD Bethesda dalam pelaksanaan program SRHR. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Purposive sampling dengan dipadukan snowball merupakan teknik untuk mendapatkan. Data yang didapatkan dari satu informan, ditriangulasi dengan informan yang lain serta dikuatkan dengan observasi di lapangan untuk mendapatkan data yang memiliki validitas tinggi. Penelitian ini dilakukan di CD Bethesda yang beralamat di Klitren Lor, Gk III/374, Yogyakarta. CD Bethesda dipilih menjadi objek penelitian karena berhasil memberikan dampak yang positif melalui SRHR. Unsur kelembagaan berhasil diterapkan oleh CD Bethesda pada program SRHR dan masing-masing unsur memiliki fungsi yang penting dalam terwujudnya tujuan program. Doktrin (visi misi) berfungsi untuk merumuskan tujuan program sehingga program memiliki tujuan yang baik dan sesuai dengan harapan lembaga. Program berfungsi menunjukkan tahap yang harus di lakukan CD Bethesda dalam pelaksanaan program. Struktur Internal membuat program berjalan dengan efektif dan efisien karena ada pembagian tugas yang jelas pada masing masing posisi. Pemanfaatan sumber daya menjadi pendukung terlaksananya program secara maksimal dan membantu penyelenggara program mempermudah tugasnya. Kepemimpinan memastikan program berjalan dengan baik dan sesuai tujuan. CD Bethesda berhasil menerapkan kelima unsur kelembagaan dalam program SRHR sehingga tujuan yang diharapkan tercapai. Kata kunci: kelembagaan, LSM, program

Kata Kunci : Kesehatan Masyarakat; Lembaga Swadaya Masyarakat


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.