Sanggar Anak Alam Sebagai Pendidikan Alternatif:(Studi tentang Peran Sanggar Anak ALam dalam Bidang Pendidikan Berbasis Komunitas di Kampung Nitiprajan, Dusun Jomegatan, Desa Ngestiharjo, Kecamatan Ka
Irma Yusrina , Silverius Djuni Prihatin
2015 | Skripsi | Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan (dh. Ilmu Sosiatri)INTISARI Pada era demokrasi saat ini banyak komunitas baik yang sudah lama tumbuh ataupun modifikasi bahkan yang baru dibentuk oleh masyarakat sendiri dalam rangka memenuhi kepentingan dan kebutuhannya. Sejalan dengan peraturan Pemerintah Daerah yang telah memberikan peluang bagi daerah (Kabupaten dan Kota) untuk menciptakan kemandirian, partisipasi dan peran serta dari masyarakat dengan mengoptimalkan potensi sumber daya alam lokal yang ada, maka komunitas menjadi sarana untuk mendorong pembangunan, dalam hal ini khususnya dalam bidang pendidikan. Seperti pada Sanggar Anak Alam (SALAM) yang terletak di Dusun Nitiprayan, Desa Ngetisharjo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul. Berawal dari keprihatinan dengan kondisi pendidikan di lingkungan sekitar, Sanggar Anak Alam hadir sebagai salah satu pendidikan alternatif yang tidak hanya mengutamakan pada kemmpuan akademis semata, tetapi dengan hadirnya sekolah tersebut para siswa juga mampu mengembangkan kemampuannya untuk memperoleh, memahami, mengelola dan memanfaatkan informasi agar dapat menjawab tantangan dan memecahkan persoalan dalam kehidupan. Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan deskriptif. Penelitian ini memaparkan situasi atau peristiwa dan tidak mencari atau menjelaskan hubungan serta tidak menguji hipotesis atau membuat prediksi. Pengambilan informan dilakukan denngan menggunakan teknik purposive sampling yaitu dengan mengambil sampel sumber data dengan pertimbangan tertentu. Informan yang diambil sebanyak 29 orang. Proses pengumpulan datanya dilakukan dengan menggunakan empat cara yakni : observasi, wawancara mendalam, dokumentasi dan studi pustaka. Observasi menjadi langkah pertama yang dapat melihat secara keseluruhan dari aktivitas yang dilakukan oleh komunitas ini. Untuk mendukung informasi atau data yang telah didapat maka digunakan dokumentasi dan studi pustaka seperti foto, video, rekaman, serta buku-buku yang terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Komunitas Sanggar Anak Alam (SALAM) dapat membantu dalam memenuhi kebutuhan masyarakat akan pendidikan dengan membentuk sebuah sekolah. Hal ini terlihat dari mudahnya masyarakat untuk mendapatkan pendidikan yang sesuai dengan proses perkembangan anak serta biaya pendidikan yang tergolong terjangkau bagi masyarakat khususnya masyarakat menengah kebawah. Unit usaha yang dikelola secara mandiri selain menjadi sumber pendanaan alternatif tetapi, secara tidak langsung juga mampu memberikan edukasi bagi masyarakat. Konsep pendidikan yang bersifat humanis dan metode yang digunakan action learning membuat anak mampu untuk dapat bebas berkeskpresi dan mengembangkan minat bakat mereka masing-masing. Walaupun peran dari SALAM belum mampu secara maksimal dalam pelaksanaan proses pendidikannya dan hubungan antar individu dalam pengelolaannya masih terdapat rasa kurang nyaman dalam mengemukakan pendapatnya. Namun, dengan segala kekurangan dan kelebihan yang dimiliki oleh SALAM, tidak menghalangi niat dan semangat mereka untuk dapat mencapai tujuannya sebagai pendidikan alternatif. Kata kunci : Peran, Komunitas, Pendidikan Alternatif
Kata Kunci : Pendidikan