Foto Diri dan Representasi Identitas di Media Sosial Instagram
Evania Putri Rifyana, Arie Setyaningrum
2015 | Skripsi | SosiologiABSTRAKSI Pesatnya perkembangan media komunikasi modern, kemajuan media baru layaknya media sosial, memberikan ruang yang seluas-luasnya bagi setiap individu untuk berkreasi dalam menampilkan identitas tanpa batas.Membuat identitas virtual merupakan sebuah proses yang terus menerus selayaknya proses yang terjadi di dunia nyata. Kecenderungan fenomena saat ini, seringkali dimunculkan dengan menampakkan “diri” kita di setiap foto yang dipaparkan di media sosial. Momen itu yang menunjukkan adanya kecenderungan bahwa diantara masyarakat maya di media sosial, terdapat „hubungan sosial‟yang dimediasi oleh gambar. Melalui studi etnografi visual, artikel ini menjelaskan bagaimana foto diri merupakan realitas sosial, namun disatu sisi ia memiliki simbol-simbol berwujud visual yang mampu membentuk representasi pesan maupun makna seperti apa yang ingin kita sampaikan. Dalam hal ini foto dapat menjadi medium pemaparan „representasi identitas‟ yang direproduksi melalui Instagram, yang memediasi ruang bagi „the spectacle society‟ masyarakat tontonan. Karena pada praktek foto diri, terdapat dua sisi aktor yang tak dapat dipisahkan yakni performer (penampil foto), dan spectator (penonton foto) dimana keduanya dipertemukan pada sebuah panggung pertunjukan tontonan, dalam hal ini „panggung virtual‟ Instagram.Pola hubungan sosial tersebut pada akhirnya membentuk siklus reproduksi identitas yang berlangsung secara simultan. Sehingga konsekuensi didalamnya, setiap individu akan memasuki tahap representasi diri yang termediasi. Disinilah posisi foto kerap dijadikan sebagai medium representasi untuk membentuk atau mengkonstruksi realitas tertentu, dalam hal ini “Representasi Identitas”. Kata Kunci : Foto Diri, Identitas, Representasi, Spectacle, Media Sosial
Kata Kunci : Sosial Media