Laporkan Masalah

Fourth Generation of Warfare sebagai Tantangan dalam Penerapan Hukum Humaniter Internasional:(Studi kasus Konflik Bersenjata di Irak Pasca Jatuhnya Saddam Hussein)

Michael Yuli Arinto, Dafri Agussalim

2015 | Skripsi | Ilmu Hubungan Internasional

Abstraksi Pasca dibubarkannya rezim pemerintahan Saddam Hussein, eskalasi konflik di Irak terus terjadi dan semakin banyak memakan korban jiwa, terutama dari pihak penduduk sipil. Mulai muncul indikasi bahwa konflik bersenjata di Irak mulai bertransformasi menjadi perang generasi keempat. Istilah yang digunakan untuk menjabarkan metode perang yang berbeda dengan perang konvensional dimana segala macam cara dapat digunakan untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Secara singkat perang tidak dilakukan dalam dimensi militer, tapi juga dimensi sosial, politik, dan ekonomi. Terlihat di Irak bagaimana gerakan perlawanan di Irak menjalankan taktik perang generasi keempat dengan mengeksploitasi serangan terhadap penduduk sipil Irak untuk mencapai tujuan-tujuan mereka. Sehingga mengjurus pada kesimpulan bahwa kekerasan dan pelanggaran nilai-nilai kemanusiaan yang terjadi di Irak bukan semata merupakan efek samping dari dijalankannya konflik bersenjata di Irak (collateral damage) fakta yang mengerikan bahwa kekerasan terhadap warga sipil di Irak dilakukan dengan sengaja untuk mencapai tujuan tertentu (on purpose). Disisi lain, selama ini, komunitas internasional telah mengenal HHI, yaitu seperangkat alat hukum yang digunakan untuk menjaga nilai-nilai kemanusiaan dalam situasi konflik bersenjata. Salah satu cara HHI bekerja adalah dengan melakukan pembatasan terhadap metode dan cara pihak-pihak peserta konflik bersenjata dalam menjalankan konflik. Pelanggaran terhadap prinsip-prinsip HHI dalam era perang generasi keempat terjadi karena dalam pelaksanaan taktik perang generasi keempat. HHI menjadi dikesampingkan, karena kultur dalam perang generasi keempat segala cara dapat digunakan untuk mencapai tujuan, termasuk dengan mengorbankan nilai-nilai kemanusiaan. Tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana taktik perang generasi keempat yang digunakan dalam perang Irak (secara spesifik pasca jatuhnya rezim pemerintahan Saddam Hussein) melanggar nilai-nilai kemanusiaan dalam pelaksanaannya. Keywords: Perang Generasi Keempat, Konflik Bersenjata, Huku Humaniter Internasional, Irak

Kata Kunci : Hukum Humaniter Internasional; Hukum Militer


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.