Laporkan Masalah

Pemanfaatan Konsep Pemasaran Sosial dalam Pelaksanaan Program Keluarga Berencana di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Desfa Seralantu Sukamdi, Ely Susanto

2015 | Skripsi | Manajemen dan Kebijakan Publik (dh. Ilmu Administrasi Negara)

INTISARI Indonesia telah banyak melakukan usaha untuk mengatasi permasalahan kependudukan terutama membatasi kelahiran secara tradisional sejak lama. Melatar belakangi permasalahan tersebut akhirnya memunculkan program Keluarga Berencana (KB) sebagai salah satu solusi. Namun banyak persoalan yang muncul yang mengakibatkan peningkatan jumlah penduduk di Daerah Istimewa Yogyakarta. Salah satu persoalan tersebut terutama terletak pada sistem pemasaran program kepada masyarakat. Permasalahan tersebut muncul di berbagai daerah di Indonesia tidak terkecuali Daerah Istimewa Yogyakarta. Konsep pemasaran sosial dalam pelaksanaan program KB merupakan solusi yang strategis untuk mencapai keberhasilan KB di Daerah Istimewa Yogyakarta. Dengan melihat fakta yang muncul peneliti mengangkat “Pemanfaatan Konsep Pemasaran Sosial dalam Pelaksanaan Program Keluarga Berencana di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta” sebagai judul dalam penelitian ini. Analisis faktor internal dan ekternal pelaksanaan program KB menggunakan variabel dari pemasaran sosial seperti product, price, place, promotion, partnership, dan policy. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, serta FGD (Focus Group Discussion). Penelitian dilakukan di BKKBN Provinsi DIY karena merupakan badan yang beratnggung jawab terkait kependudukan dan keluarga berencana. Setelah melakukan analisis menggunakan teori pemasaran sosial, strategi pemasaran program KB yang dilakukan BKKBN Provinsi DIY belum sepenuhnya berhasil. Pencapaian tujuan organisasi BKKBN Provinsi DIY dihadapkan kendala yang dominan justru dari internal BKKBN Provinsi DIY sendiri, baik dari segi anggaran, kurangnya koordinasi antara kabupaten kota, kurangnya saluran distribusi, serta pesan promosi yang terbatas. Meskipun faktor eksternal juga sangat mempengaruhi terkait dengan penurunan kinerja pemasaran program KB seperti penolakan dari masyarakat maupun masih munculnya kegagalan produk dari program KB di masyarakat. Harapannya BKKBN Provinsi DIY dapat menyelesaikan permasalahan tersebut dengan melakukan berbagai tindakan untuk meminimalisir serta menghilangkan kendala yang dihadapi dalam pemsaran program KB. Sehingga pemasaran program KB akan berjalan maksimal Kata Kunci: Keluarga Berencana, Pemasaran Sosial, Pemasaran Sektor Publik

Kata Kunci : Keluarga Berencana - DIY


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.