Laporkan Masalah

Representasi Perempuan dalam Parlemen Italia 2008 - 2014 Tantangan & Strategi

Anggita Mega Mentari, Mohtar Masoed

2015 | Skripsi | Ilmu Hubungan Internasional

ABSTRAKSI Representasi perempuan dalam perlemen Italia merupakan suatu hal yang dapat dijadikan sebagai parameter dalam menilai kondisi ketimpangan gender yang terjadi di dalam Negara. Meski hal tersebut bukan satu – satunya faktor, namun realita yang diperlihatkan dapat cukup mewakili kondisi yang terjadi. Berabad-abad lamanya, perempuan Italia berada dalam tekanan tersendiri atas dominasi peranan laki-laki, baik dalam ranah rumah tangga, sosial maupun pekerjaan. Hal ini terkit erat dengan eksistensi misogini yang begitu mengakar, dan menjadi latar belakang utama kuatnya ketimpangan peran bagi perempuan dan laki-laki di Italia. Misogini merupakan suatu pandangan yang menempatkan posisi perempuan di bawah laki-laki, sehingga pada akhirnya laki-laki di dalam suatu Negara memiliki suatu andil yang superior atas keseharian serta pola interaksi yang terjadi. Ketimpangan gender begitu kental terjadi di Italia, dimana perempuan sangat sulit untuk menempatkan diri sebagai garda depan, terlebih dalam bidang politik. Angka representasi perempuan dalam parlemen Italia sangatlah kecil, yakni sangat sulit mencapai titik 20%. Pergerakan oleh aktivis feminisme pun terjadi dalam beberapa fase, dan cukup membuahkan hasil dalam periode pasca tahun 2008. Dalam penelitian ini, penulis menemukan adanya korelasi besar antara misogini sebagai penghambat representasi perempuan di Italia, serta aplikasi strategi Feminist Political Theory yang membuahkan hasil. Kata Kunci : Italia, Representasi Perempuan, Misogini, Feminisme, Feminist Political Theory, Ketimpangan Gender

Kata Kunci : Gender; Perempuan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.