Antipati Masyarakat Korea Selatan terhadap Jepang dan Kegagalan Penandatanganan GSOMIA
Hyun, Sea Jung, Poppy S. Winanti
2015 | Skripsi | Ilmu Hubungan InternasionalABSTRAK Kegagalan penandatanganan General Security of Military Information Agreement (GSOMIA) antara Korsel dan Jepang sangat penting dalam hubungan internasional di kawasan Asia Timur. Menurut pemerintah Korsel, Korsel yang diancam Korut membutuhkan kemampuan intelijen militer Jepang, maupun kerja sama keamanan yang lebih ketat dengan AS, Jepang, sehingga GSOMIA dengan Jepang harus ditandatangani. Namun, penandatanganan GSOMIA telah gagal pada 2012 sebab adanya penolakan masyarakat Korsel terhadapnya, dan penolakan tersebut berkaitan erat dengan antipati masyarakat Korsel terhadap Jepang. Untuk memahami antipati masyarakat Korsel terhadap Jepang serta pengaruhnya terhadap kegagalan penandatanganan GSOMIA tersebut, harus didahulukan pemahaman akan kejadian-kejadian masa lalu antarkedua bangsa serta bagaimana pemahaman masyarakat Korsel terhadapnya. Dalam skripsi ini, penulis menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan data-data historis dan kontemporer untuk menjelaskan kemunclan, pembentukan, dan pemertahanan antipati tersebut hingga kini, serta membahas perkembangan perundingan, perdebatan, dan penolakan terhadap GSOMIA. Menurut hasil penelitian, antipati terhadap Jepang muncul sejak zaman kuno, diperkuat melalui masa penjajahan, dan dipertahankan dalam masyarakat Korsel hingga kini. Antipati tehadap Jepang yang menimbulkan penolakan masyarakat Korsel tersebut, berkaitan erat dengan pengalaman negatif terkait Jepang pada masa lalu. Inti antipati masyarakat Korsel terhadap Jepang, yang terlihat dalam kasus ini, merupakan (1) ketidakpercayaan terhadap Jepang, yakni kewaspadaan obsesif terhadap ambisi Jepang untuk mengagresi Korea, dan (2) Han(恨) terhadap Jepang yang menimbulkan keengganan emosional terhadap kerja sama keamanan dengan Jepang. Akan tetapi, pemahaman obsesif terhadap maksud Jepang, serta keenganan secara emosional terhadap Jepang tersebut menghalangi pertimbangan rasional, sehingga dapat berdampak negatif pada kepentingan keamanan Korsel. Kata Kunci : Antipati, GSOMIA
Kata Kunci : Hubungan Internasional - Asia Timur