Laporkan Masalah

Kegagalan Ja-Zenchu dalam Mempertahankan Kebijakan Proteksionesme Pertanian Jepang Menghadapi Trans-Pacific Partnership

RAHMADI, Swastaji Agung, Siti Daulah Khoiriati

2014 | Skripsi | Ilmu Hubungan Internasional

ABSTRAKSI Sektor pertanian Jepang diwarnai oleh kebijakan proteksionisme yang diberikan oleh pemerintah kepada kelompok petani. Produktivitas yang rendah serta kekuatan politik dari kelompok kepentingan bernama JA-Zenchu menjadi salah satu penyebab eksistensi kebijakan proteksionisme pertanian. Kemenangan partai LDP dalam pemilu tahun 2012 pada mulanya disambut positif oleh masyarakat ekonomi Jepang agar dapat merevitalisasi ekonomi nasional. Namun pada 15 Maret 2013, rezim LDP di bawah PM Shinzo Abe menyatakan secara resmi partisipasi Jepang di dalam negosiasi perdagangan bebas Trans Pacific Partnership yang mengagendakan liberalisasi dan deregulasi seluruh sektor ekonomi, tidak terkecuali sektor pertanian. Keputusan ini mengejutkan seluruh pemangku kepentingan terutama JA-Zenchu sebagai kelompok kepentingan dari petani. Pertanyaan penelitian yang diajukan oleh penulis ada dua antara lain (1) mengapa JAZenchu gagal memengaruhi pemerintah untuk menolak partisipasi Jepang dalam TPP? serta (2) apa implikasi kegagalan JA-Zenchu dalam memengaruhi keputusan Jepang menolak TPP?. Penulis akan menggunakan konsep gaiatsu in Japanese policy making oleh Aurelia George Mulgan dalam menganalisis pertanyaan penelitian skripsi ini. Kata Kunci : JA-Zenchu, Trans Pacific Partnership, liberalasi dan deregulasi pertanian, Gaiatsu, ix

Kata Kunci : Pertanian - Jepang


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.