Laporkan Masalah

Perilaku Mahasiswi Yogyakarta dalam Mempercantik Wajah Melalui Klinik Kecantikan Yogyakarta University Student Behavior In Beautifying face Throught Skicare Skripsi

SUMAPRADJA, Chaerunnisa, Purwanto

2014 | Skripsi | Sosiologi

ABSTRAK Memiliki wajah yang cantik adalah impian perempuan karena wajah merupakan hal yang diperhatikan oleh orang lain ketika berinteraksi. Klinik Kecantikan hadir menawarkan berbagai macam produk dan paket perawatan yang menjanjikan dapat mengatasi keluhan perempuan berkaitan dengan kecantikan wajah. Penelitian ini mendeskripsikan bagaimana makna cantik menurut pandangan mahasiswi dan bagaimana alasan mahasiswi dalam menentukan klinik kecantikan NaavaGreneen sebagai media untuk mempercantik wajah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini terarah kepada mahasiswi yang menjadi pelanggan di klinik kecantikan NaavaGreen. Peneliti melakukan wawancara dengan delapan mahasiswi yang merupakan pelanggan di klinik kecantikan NaavaGreen. Penelitian ini dilakukan di sekitar klinik kecantikan NaavaGreen yang terletak di Jalan Cendrawasih No.5 Demangan, Yogyakarta. Dari penelitian yang telah dilakukan, ditemukan bahwa pemaknaan cantik di kalangan mahasiswi adalah kecantikan dari dalam (inner beauty) dan kecantikan dari luar (outer beauty). Kecantikan dari dalam adalah kecantikan yang bersifat alami. Kecantikan ini terkait dengan kepribadian, sifat, dan cara berperilaku seorang perempuan. Kecantikan dari luar adalah kecantikan yang terpancar dari fisik seorang perempuan. Kecantikan ini terkait dengan konsep cantik ideal seperti tubuh yang ramping, rambut hitam berkilau, dan kulit wajah yang putih, bersih. Inner beauty saja tidak cukup untuk menunjukkan kecantikan perempuan. Perempuan menyempurnakan kecantikan iner beauty nya dengan melakukan perawatan kecantikan fisik. Naluri dasar mahasiswi sebagai perempuan mendorong mahasiswi untuk melakukan perawatan kecantikan wajah di klinik kecantikan NaavaGreen. Hasil penelitian juga menunjukan bahwa alasan mahasiswi melakukan perawatan kecantikan melalui klinik kecantikan terkait dengan pilihan rasional mahasiswi. Selain itu, agen sosialisasi juga menjadi faktor pendorong perilaku mempercantik wajah yang dilakukan oleh mahasiswi. Perilaku mempercantik wajah ini terkait dengan pencitraan diri, di mana mahasiswi membutuhkan pengakuan dari lingkungan. Melalui konstruksi kecantikan mahasiswi mendapati bahwa memiliki wajah yang cantik merupakan hal yang penting untuk meningkatkan relasi sosial. Wajah yang cantik akan terlihat lebih menarik sehingga peluang terhadap penghargaan diri akan semakin terbuka dengan mudah dan hal ini memiliki pengaruh yang cukup signifikan terhadap aspek kehidupan mereka. Perawatan kecantikan di klinik kecantikan NaavaGreen merupakan upaya pembentukan citra dan menjadi bagian dari kepuasan diri. Kata kunci : Makna cantik, perawatan kecantikan, pencitraan diri.

Kata Kunci : Perempuan; Kecantikan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.