Laporkan Masalah

Keterlekatan Kewirausahaan dan Mahasiswa:(Studi pada Mahasiswa S-1 Universitas Gadjah Mada Yogyakarta yang Berwirausaha)

SUJATMIKO, Ali Aji, Soeprapto

2014 | Skripsi | Sosiologi

ABSTRAKSI Pemuda seringkali menjadi kelompok yang tiga kali lebih rentan terjerumus ke jurang pengangguran dan kemiskinan dibandingkan orang dewasa. Tingkat pengangguran terbuka pemuda di Indonesia didominasi oleh kelompok pemuda berlatar belakang pendidikan tinggi. Hal ini disebabkan telah terjadinya pergeseran kebutuhan pasar atau perusahaan yang lebih memilih tenaga kerja dengan kemampuan teknis atau praktek dibandingkan dengan kemampuan berpikir atau akademis. Salah satu upaya pemerintah dalam mengatasi tingginya angka pengangguran pemuda terdidik adalah dengan menumbuhkan semangat kewirausahaan (spirit entrepreneurship). Namun sayangnya pola berpikir menjadi pegawai masih melekat pada pemuda terdidik dengan alasan mereka tidak dipersiapkan dan dirangsang untuk menciptakan usaha sendiri sejak menempuh bangku kuliah. Universitas Gadjah Mada sebagai salah satu perguruan tinggi negeri di Yogyakarta yang saat ini memiliki bibit-bibit kaum muda yang siap menjadi seorang wirausaha. Mereka adalah para mahasiswa yang mampu meraih peluang usaha dibandingkan dengan yang lainnya. Studi ini membahas tentang bagaimana bentuk-bentuk pengalaman mahasiswa khususnya S-1 UGM yang berwirausaha. Dan bagaimana mahasiswa S-1 UGM memiliki orientasi kewirausahaan. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi dan wawancara mendalam dengan data deskriptif mengenai berbagai pengalaman mahasiswa berwirausaha dan berorientasi kewirausahaan. Hasil penelitian menunjukan bahwa potensi pelaku kewirausahaan di Indonesia didominasi oleh kelompok kaum muda yaitu mahasiswa. Mahasiswa mampu meraih peluang usaha melalui kemajuan teknologi, lingkungan pergaulan, relasi sosial, dan pengalaman hidup mereka. Selain itu, mahasiswa memiliki orientasi dan pengetahuan mengenai kewirausahaan karena mereka melekat (embededd) pada institusi keluarga, lingkungan pergaulan dan relasi sosial, dan institusi pendidikan (kampus). Keterlekatan memberikan hasil ekonomi yang diwujudkan dalam bentuk inovasi dan implementasi berwirausaha para mahasiswa seperti penciptaan produk baru, mendapatkan modal usaha, membentuk tim usaha, menggunakan internet sebagai strategi pemasaran, dan menciptakan pasar baru. Mahasiswa memaknai wirausaha sebagai suatu kebebasan berekspresi dan mengembangkan bakat berwirausaha. Dan uang bukanlah tujuan utama mereka melainkan adalah keinginan untuk berhasil dan kepuasan menyelesaikan sesuatu. Kata Kunci: Kewirausahaan, Pemuda, Mahasiswa, Keterlekatan (embededdness)

Kata Kunci : Kewirausahaan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.