Sekolah Alam:Sekolah yang Membebaskan :(Studi tentang Proses dan Metode Pembelajaran Di SDIT Alam Nurul Islam Desa Nogotirto, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman).
NUGRAHA, Tatag Anggayuh, Muhammad Supraja
2014 | Skripsi | SosiologiABSTRAKSI Seperti kita ketahui bersama pendidikan di sekolah pada umumnya sangatlah mengekang dan tidak membebaskan siswa. Sepantasnya sekolah sebagai sebuah intitusi pendidikan tempat siswa menimba ilmu haruslah dapat mengembangkan bakat, minat dan kreatifitas siswa. Tetapi yang terjadi malah sebaliknya sekolah malahan mematikan kreatifitas dan potensi siswa. Berangkat dari keprihatinan ini maka hadirlah sekolah alam sebagai bentuk reaksi terhadap bentuk pendidikan yang tidak membebaskan tersebut. Sekolah ini menghadirkan sebuah sekolah yang memiliki tujuan agar dapat mewujukan sebuah pendidikan yang membebaskan siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana SDIT Alam Nurul Islam selaku sekolah alam dapat membebaskan siswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif melalui wawancara dan observasi, serta dokumentasi untuk melihat indikator-indikator yang mengindikasikan sekolah alam ini merupakan sekolah yang membebaskan siswa dan untuk melihat bentuk-bentuk pembebasan yang ada di sekolah tersebut. Di dalam penelitian ini akan menjelaskan mengenai penerapan proses dan metode pembelajaran yang diterapkan di SDIT Alam Nurul Islam sehingga dapat diketahui bentuk-bentuk pembebasan di sekolah tersebut serta indikator-indikatornya sehingga dapat dikatakan sebagai sekolah yang membebaskan. Kesimpulan yang didapatkan dari penelitian ini adalah sekolah alam dapat membebaskan siswa dengan berbagai bentuk pembebasan. Bentuk yang pertama adalah dengan konsep sekolahnya. Dengan menerapkan konsep sekolah alam tersebut sekolah ini dapat mengatasi permasalahan mengenai interaksi guru dengan murid. Dimana hubungan antara keduanya berlaku dua arah. Siswa dapat dengan bebas mengutarakan kritik maupun masukkan kepada guru dalam hal cara mengajar dan penyampaian materi apabila mereka kurang memahaminya baik itu karena terlau cepat dalam menerangkan maupun mereka masih belum dapat memahami materi yang diajarka. Bentuk yang kedua adalah dengan proses pembelajarannya. Di sekolah ini siswa dapat terlibat langsung secara aktif dalam setiap proses pembelajaran sehingga siswa dapat dengan bebas melihat dan merasakan serta mengambil kesimpulan mengenai materi yang sedang dipelajari. Bentuk yang ketiga adalah dengan metode pembelajarannya. Dengan penerapan metode pembelajaran berpusat pada siswa menjadikan siswa dapat berpikir lebih aktif dan kritis sehingga hal ini dapat membantu mereka dalam mengembangkan diri dan menggali potensi mereka serta siswa dapat merasakan kebebasan mengeksplorasi setiap pembelajaran yang ada disana. Kata kunci : sekolah alam, sekolah yang membebaskan, siswa
Kata Kunci : Pendidikan