Laporkan Masalah

Konstruksi Pendidikan Anak Usia Dini di Lingkungan Keluarga Miskin Kota

SIMANULLANG, Yudrani Chatrin, Dewi Cahyani

2014 | Skripsi | Sosiologi

ABSTRAKSI Menurut Undang-undang Republik Indonesia No.20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) termasuk pada pendidikan nonformal dan tidak wajib diterima oleh anak. Komunitas Ledhok Timoho yang notabene merupakan warga miskin kota pada tahun 2013 meresmikan Sekolah Gajah Wong sebagai PAUD mandiri milik bersama. Hadirnya Sekolah Gajah Wong tidak lepas dari peran serta warga sejak awal terbentuknya hingga saat ini. Hal ini merupakan fakta menarik mengingat masyarakat miskin cenderung tidak peduli terhadap pendidikan anak dan lebih jauh lagi sebagai pekalu eksploitasi anak pada sektor ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konstruksi pemikiran orang tua Komunitas Ledhok Timoho terhadap PAUD dan peran serta orang tua dalam kegiatan Sekolah Gajah Wong. Subjek penelitian ini adalah orang tua dari murid yang masih aktif bersekolah di Sekolah Gajah Wong sekaligus warga Komunitas Ledhok Timoho dan educator atau guru yang mengajar di Sekolah Gajah Wong. Penelitian dilakukan secara kualitatif dengan metode analisis studi kasus. Pengambilan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dokumentasi lapangan dan studi pustaka. Penelitian ini melibatkan 2 educator Sekolah Gajah Wong dan 4 keluarga murid yang diambil melalui teknik snowball. Berdasarkan penelitian yang dilakukan didapat hasil bahwa orang tua mengkonstruksikan PAUD dengan pandangan yang berbeda-beda yaitu PAUD sebagai lembaga penyelenggara pendidikan yang bertugas memberikan edukasi dan PAUD sebagai sarana bermain dan bersosialisasi bagi anak. Orang tua KLT tidak lagi memandang anak sebagai aset ekonomi melainkan sebagai aset sosial. Warga KLT menyadari solusi dari masalah ekonomi yang mereka hadapi sekarang bukanlah mempekerjakan anak melainkan memberikan pendidikan yang baik sesuai dengan usia anak. Pendidikan yang baik adalah pendidikan yang dimulai sejak dini, sehingga anak memperoleh pengetahuan sesuai dengan tahapan tumbuhkembangnya. Pemahan ini yang mendorong orang tua sebagai warga Komunitas Ledhok Timoho sepakat berperan aktif dalam proses pembangunan Sekolah Gajah Wong. Tidak hanya sampai disitu, dalam proses belajar mengajar orang tua murid juga turut berperan aktif sebagai rekan kerja sekolah. Hambatan yang diperoleh orang tua dalam kegiatan sekolah adalah faktor waktu, dimana orang tua harus bekerja memenuhi kebutuhan hidup sekaligus memenuhi tanggung jawab di sekolah. Selain itu orang tua merasa tidak memiiki kemampuan dalam mengajar sehingga berdampak pada menurunnya tingkat percaya diri orang tua dalam mendampingi educator mengajar dilingkaran kelas. Dampak signifikan yang dapat dilihat setelah hadirnya Sekolah Gajah Wong adalah tidak ditemukannya lagi anak usia dini yang bekerja untuk membantu perekonomian keluarga. Selain itu orang tua juga menerapkan konsep pola asuh sesuai dengan tumbuh kembang anak dan memperbaiki pola komunikasi yang sebelumnya cenderung kasar. Kata Kunci: PAUD, konstruksi pendidikan, keluarga.

Kata Kunci : Pendidikan PAUD


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.