Melacak Peran Politisi Perempuan di DPRD Kota Yogyakarta:(Studi kasus Peran Politisi Perempuan di DPRD Kota Yogyakarta Periode 2009-2014).
ASTUTI, Derinda Kusuma, Mada Sukmajati
2014 | Skripsi | Politik dan Pemerintahan (dh. Ilmu Pemerintahan)ABSTRAK Perempuan adalah makhluk sosial yang memiliki daya tarik tersendiri. Hadirnya memunculkan pro dan kontra dimasyarakat dalam memaknai perannya sebagai perempuan. Perempuan yang memilik sifat lemah lembuh, perasa jika dibandingkan dengan laki-laki yang memiliki sifat rasional, kuat dan perkasa. Memunculkan anggapan bahwa perempuan hanya dapat menjadi nomer dua, akhirnya hanya menjadi kaum minoritas yang kemampuannya diragukan oleh laki-laki. Di kalangan sosial, munculnya anggapan bahwa perempuan hanya dapat menjadi konco wingking untuk suaminya, perempuan tidak harus sekolah tinggi dan anggapan perempuan hanya dapat mampu berperan di ranah domestik. Membuat perempuan di anggap sebelah mata, padahal banyak perempuanperempuan di Indonesia yang memiliki kemampuan dan kapabilitas di ranah public. Hal tersebut yang membuat perempuan masih terdiskriminasi dan ternomerduakan. Hal tersebut yang membuat perempuan bangkit dan menujukkan bahwa dirinya mampu setara dengan laki-laki. Mulailah, perempuan-perempuan di Indonesia yang terjun ke dunia politik dan masuk ke dalam partai-partai politik dan mencalonkan diri menjadi anggota legislatif. Adanya kuota 30% untuk perempuan sangat memberikan kesempatan kepada perempuan untuk memperlihatkan perannya menjadi keterwakilan kaum perempuan dalam memperjuangkan gender di ranah legislatif dalam pembuatanpembuatan produk hukum, penganggaran yang sensitif gender dan pengawasan yang dilakukan sebagai anggota legislatif. Oleh karena itu peneliti tertatik melakukan penelitian di DPRD Kota Yogyakarta pada periode 2009-2014 dalam melihat sejauh mana peranan poltisi perempuan dalam menjalankan ketiga fungsinya. Bagaimana bentuk proses perjuangan politisi perempuan di DPRD kota Yogyakarta dalam menghadapi kendala dalam menjalankan perannya.
Kata Kunci : Pemilu Legislatif; Perempuan