Homestay, Komodifikasi dan Perubahan Sosial di Dalamnya:(Studi terhadap Penyediaan Jasa Homestay di Desa Wisata Brayut, Kelurahan Pandowoharjo, Kecamatan Sleman, Kabupaten Sleman DIY
ANINDYAJATI, Wijil, Suharman
2014 | Skripsi | SosiologiABSTRAKSI Desa Wisata Brayut menawarkan pariwisata pertanian dan budaya Jawa tradisional sebagai objek dan daya tarik wisatanya. Untuk bisa sepenuhnya menikmati paket wisata yang ditawarkan desa wisata ini, wisatawan perlu menginap. Oleh karenanya, diimplementasikan konsep homestay, dimana wisatawan bisa tinggal di rumah penduduk setempat. Dalam homestay, terdapat komodifikasi menginap, yang di dalamnya juga termasuk kebersihan dan kerapian tempat tinggal, serta interaksi dengan penduduk setempat dan dianggap sebagai keluarga. Homestay juga mengkomodifikasi makan besar, makanan kecil, dan minuman tradisional. Selain memberikan nilai lebih dengan menyuguhkan suasana pedesaan yang bersahaja kepada wisatawan, homestay juga menjaga agar perputaran uang dari wisatawan yang datang, tetap berada dalam masyarakat Brayut. Terlebih, dengan adanya homestay, wisatawan tidak perlu repot mencari penginapan ketika berwisata di Desa Wisata Brayut, dan jaraknya sangat dekat dengan objek wisata. Keberadaan homestay mendorong interaksi yang lebih intensif, antara tuan rumah, dalam hal ini pemilik homestay, dengan wisatawan. Tidak bisa dihindari, terjadi pertemuan antar budaya. Cara hidup yang sudah mengakar dalam setiap pemilik homestay, sebagai individu Brayut, dipertemukan dengan budaya yang dibawa wisatawan. Pertemuan dua budaya ini membentuk standar baru bagi pemilik homestay untuk bersikap. Standar ini tidak terbentuk begitu saja, namun berkaitan dengan lingkungan, baik lingkungan Brayut, dunia pariwisata, maupun keadaan masyarakat secara umum. Selain itu, proses sosial, baik pemilik homestay maupun wisatawan, juga memegang peranan penting dalam pembentukan standar hidup yang baru. Dari 6 pemilik homestay yang diwawancarai, menunjukkan bahwa kebiasaan hidup pemilik homestay condong kepada standar baru. Motivasi yang paling utama adalah motivasi ekonomi, karena bila tidak mampu mengikuti standar tersebut, maka tidak bisa menjalankan bisnis homestay. Meski demikian, perubahan dalam cara hidup seseorang tidak semudah membalikkan telapak tangan, karena sudah mengakar dalam kehidupanya. Terbukti dari adanya 3 pemilik homestay, ketika penelitian dilakukan, yang mengundurkan diri dari bisnis homestay. Kata kunci: pariwisata alternatif, komodifikasi, perubahan sosial.
Kata Kunci : Pariwisata; Perubahan Sosial