Laporkan Masalah

Pengembangan Wallpainting sebagai Media Komunikasi Pemasaran :(Studi Deskriptif Pengembangan Wallpainting sebagai Media Komunikasi Pemasaran oleh PT. XL Axiata Tbk.)

UTAMI, Dewi, Widodo Agus Setianto

2014 | Skripsi | Ilmu Komunikasi

ABSTRAK Selama beberapa tahun terakhir telah terjadi pertumbuhan yang signifikan dalam penggunaan support media (media pendukung) ke dalam bentuk media tradisional dan bentuk media baru lainnya. Upaya konsumen untuk menghindari paparan komersial malah memiliki efek yang sebaliknya, karena iklan sekarang muncul di tempat-tempat umum dan tidak dapat dihindari oleh konsumen. Salah satu media pendukung yang sekarang banyak dilirik dan dimaksimalkan fungsinya oleh perusahaan-perusahaan besar adalah media luar ruang. Iklan media luar ruang yang populer digunakan adalah billboard. Billboard memiliki ukuran yang paling besar dibandingkan dengan iklan luar ruang lainnya, sehingga billboard memiliki tingkat keterbacaan paling tinggi. Namun, harga billboard yang tergolong mahal dan konstruksinya yang berat dan memakan tempat masih menjadi alasan bagi perusahaan untuk mencoba media luar ruang baru, misalnya seperti mural. Walaupun memiliki karakteristik hampir sama dengan billboard, media mural masih jauh lebih murah dan lebih praktis dibanding billboard. Setelah menjadi terkenal, mural akhirnya dilirik oleh perusahaan-perusahaan sebagai media baru untuk beriklan dengan istilah wallpainting. Banyak perusahaan khususnya perusahaan telekomunikasi selular menggunakan wallpainting sebagai media komunikasi pemasaran mereka, salah satunya adalah PT XL Axiata Tbk. PT XL Axiata mencoba membangun sebuah kesadaran dalam pengenalan sebuah brand dengan identitas visual yang sederhana, unik, mudah diingat dan gampang dikenal, seperti yang ada pada wallpainting XL. Upaya untuk memahami praktek perancangan pesan-pesan merek dalam sebuah wallpainting merupakan proses yang cukup kompleks. Pada dasarnya praktek pengembangan wallpainting adalah sebuah proses kreatif yang mampu menciptakan aktivitas pemasaran guna meningkatkan keterikatan antara merek dan konsumen melalui media luar ruang. Proses pengembangan wallpainting, akan menggambarkan faktor-faktor pengembangan, dinamika praktek pengelolaan wallpainting XL, dan kinerja sumber daya manusia yang terlibat dalam proses pengembangan tersebut. Proses pengiriman pesan-pesan merek melalui wallpainting dipercaya dapat memberikan kesadaran terhadap merek kepada pengguna. Ketika media ini diolah dengan kreatifitas penuh, lambat laun akan menciptakan tampilan iklan yang selalu baru dan belum pernah ada sebelumnya. Kata kunci: media pendukung, media luar ruang, wallpainting, media komunikasi pemasaran

Kata Kunci : Komunikasi Pemasaran


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.