Praktik Literasi Media di Lingkungan Keluarga (Studi Tentang Praktik Literasi Media oleh Ibu-Ibu Rumah Tangga Binaan Mayarakat Peduli Media (MPM) Pasca Program Pendidikan Literasi Media Untuk Televisi
IRIYANTI, Dian Pratiwi, Rahayu
2014 | Skripsi | Ilmu KomunikasiABSTRAK Praktik Literasi Media di Lingkungan Keluarga (Studi Tentang Praktik Literasi Media oleh Ibu-Ibu Rumah Tangga Binaan Mayarakat Peduli Media (MPM) Pasca Program Pendidikan Literasi Media Untuk Televisi Januari 2011-Februari 2012 di Kelurahan Wirobrajan Kecamatan Wirobrajan Kota Yogyakarta) Salah satu media yang populer dan mudah diakses oleh hampir semua kalangan adalah televisi. Data BPS (2006) menyebutkan bahwa 85,86% penduduk Indonesia mempunyai kemampuan mengakses media televisi. Meskipun televisi dinilai oleh berbagai kalangan memiliki efek negatif khususnya pada anak dan remaja, namun membatasi akses mereka terhadap televisi bukan hal yang mudah karena mereka telah memiliki relasi yang kuat dengan televisi. Namun kenyataan dalam kehidupan sehari-hari banyak dijumpai anak yang lebih sering menghabiskan waktu luangnya untuk menonton TV dari pada melakukan hal-hal yang lain, sedangkan orang tua justru jarang dalam mendampingi dan mengawasi anak saat menonton TV. Hal ini apabila berlanjut secara terus menerus akan menjadikan anak jauh dari nilai-nilai kehidupan yang penting seperti bagaimana cara berinteraksi yang baik dengan teman sebaya, belajar cara bekerjasama, berkompromi dan berbagi dengan orang lain. Hal ini tentunya dibutuhkan peran orang tua khususnya seorang ibu. Masyarakat Peduli Media (MPM) menerapkan pendidikan media literasi dengan melakukan pembinaan terhadap ibu-ibu untuk tidak sekedar paham dan kritis terhadap media namun juga menjadi aktivis media literasi. Program MPM menjadikan ibu-ibu sebagai subjek dalam menjalankan program literasi media. Pihak ibu yang dibekali kemampuan literasi maka ia akan dapat melakukan pendampingan ketika anak-anak menonton televisi. penelitian ini diarahkan untuk mengeksplorasi bagaimana ibu rumah tangga yang telah mendapatkan pendidikan literasi media untuk televisi (Januari 2011-Februari 2012) dalam praktik literasi media di lingkungan keluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi yang dibangun keempat ibu rumah tangga di lingkungan keluarganya bervariasi. Mediasi literasi yang dipraktikkan keempat ibu rumah dalam keluarga juga dilakukan dengan beragam gaya. Keempat ibu rumah tangga dalam praktik literasi media di lingkungan keluarga memiliki faktor pendukung dan penghambat yang tidak mudah diatasi. Faktor pendukung yaitu adanya dukungan keluarga, dan adanya kesepakatan dalam keluarga mengenai televisi. Sementara faktor penghambat yang dialami ibu keempat ibu rumah tangga yang telah diteliti adalah faktor lingkungan sekitar, faktor program televisi yang ditawarkan stasiun TV, dan ketepatan dalam memberikan pengertian dan alasan pada anak serta masih ada pihak keluarga yang belum kompak dalam menerapkan peraturan menonton TV. Kata Kunci: Literasi Media, Pola komunikasi Keluarga, Gaya mediasi orang tua, Ibu Rumah Tangga, Wirobrajan.
Kata Kunci : Media Komunikasi