Efektivitas Program Kredit Usaha Rakyat Di Kota Yogyakarta
ASTUTI, Dhita Fitri, Ario Wicaksono
2014 | Skripsi | Manajemen dan Kebijakan Publik (dh. Ilmu Administrasi Negara)INTISARI Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mempunyai potensi yang cukup besar dalam menggerakkan perekonomian nasional Indonesia. Namun pada kenyataannya banyak kendala yang dihadapi oleh UMKM tersebut dalam mempertahankan usahanya, salah satunya adalah dalam hal permodalan dimana UMKM sangat sulit untuk mengakses dana bank, padahal aksesibilitas kredit dari bank sangat diperlukan UMKM untuk mengembangkan usahanya. Di sisi lain, perbankan juga masih mengalami kesulitan untuk dapat memberikan kredit kepada UMKM, karena pada umumnya walaupun UMKM telah feasible tetapi masih belum bankable. Untuk mengatasi permasalahan tesebut, pemerintah kemudian mengeluarkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada tanggal 5 November 2007. Secara konseptual, kredit ini tidak mensyaratkan agunan dalam peminjamannya karena kredit ini diberikan kepada UMKM yang dipandang layak, dan PT. Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) serta Perum Sarana Pengembangan Usaha (SPU) ditunjuk sebagai penjamin KUR. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dilaksanakan oleh Bank Rakyat Indonesia di kota Yogyakarta, serta untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas program tersebut. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Sementara itu, sumber data yang diperoleh berasal dari penelitian terhadap BRI Cabang Yogyakarta, wawancara terhadap masyarakat pengguna program yaitu nasabah KUR di BRI Cabang Yogyakarta, serta berasal dari dokumen-dokumen yang berhubungan dengan fokus penelitian efektivitas program KUR. Dari analisis data yang dilakukan dapat diambil kesimpulan bahwa pelaksanaan program KUR masih kurang efektif, karena KUR hanya mampu memenuhi tujuan program, yaitu memberikan kemudahan akses kredit kepada UMKM yang mencakup syarat pengajuan kredit, proses dan prosedur pengajuan, serta waktu pencairan kredit yang dinilai cukup singkat. Sementara dalam ketepatannya dalam menjangkau kelompok sasaran program, KUR dinilai tidak efektif karena program ini masih bisa dimanfaatkan oleh kelompok yang bukan merupakan sasaran program, dimana pada prosedurnya KUR ditujukan bagi usaha yang feasible dan belum bankable, serta merupakan usaha baru yang belum pernah mengakses kredit. Namun pada pelaksanaannya, banyak nasabah yang sebelumnya sudah pernah mengakses kredit tetap dapat mengakses program KUR dimana sebenarnya nasabah ini sudah bankable. Kata kunci : efektifitas, kredit, UMKM, KUR
Kata Kunci : Kredit Usaha Kecil