Laporkan Masalah

Upaya Integrasi Nasional Pemerintah Kolombia terhadap Farc-Ep

SARI, Nindya Anis Arum , Nur Rachmat Yuliantoro

2014 | Skripsi | Ilmu Hubungan Internasional

ABSTRAKSI FARC-EP(Fuerzas Amardas Revolucionarias de Colombia - Ejercito del Pueblo) atau angkatan bersenjata revolusioner Kolombia merupakan kelompok pemberontakan bersenjata berhaluan komunis yang telah aktif sejak tahun 1964 hingga saat ini. Dalam perjuangannya, FARC-EP memiliki cita-cita untuk mendapatkan hak akses lahan dan memperjuangkan nasib para petani miskin di Kolombia. Pemberontakan yang dilakukan oleh FARC-EP tidak hanya menentang pemerintahan Kolombiayang cenderung menerapkan liberalisasi sebagai sistem pembangunan ekonomi melainkan ikut serta dalam aksi kriminal, seperti: perdagangan narkotika (kokain), pemerasan, pengeboman, dan penculikan untuk memperkuat perluasan milisi petani. Hal yang melatarbelakangi FARC-EP dalam melakukan pemberontakan selama puluhan tahun adalah adanya privatisasi tanah untuk pengembangan industrialisasi yang berdampak padapembatasan hak akses lahan bagi petani. Rumusan masalah yang diajukan ialah bagaimana upaya integrasi nasional yang dilakukan oleh pemerintah Kolombia terhadap kelompok FARC-EP dan apa saja hal yang mengalangi proses integrasi nasional pemerintah Kolombia terhadap FARC-EP. Penulis akan memfokus kajian penelitian skripsi pada upaya strategi integrasi nasional pemerintah Kolombia pada tiga era pemerintahan, yakni: Andres Pastrana (1998-2002), Alvaro Uribe (2002-2010), dan Juan Santos (2010-2014). Keywords :Upaya Pemerintah Kolombia, kelompok FARC-EP, integrasi nasional, pembebasan lahan, liberalisasi, sosialis

Kata Kunci : Liberalisasi - Kolombia


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.