Jaringan Kerjasama Pengrajin Kecil dan Pengusaha Studi pada Sentra Industri Rumah Tangga Rebana di Desa Kaliwadas, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes.
SARI, Nopa Ita , Partini
2013 | Skripsi | SosiologiABSTRAKSI Penelitian ini memfokuskan pada jaringan kerjsama antara pengrajin kecil dan pengusaha pada sentra industri rumah tangga rebana. Tujuan Utama dari penelitian ini yaitu untuk memahami dan mendeskripsikan kerjasama antara pengrajin kecil dan pengusaha, serta untuk memahami variasi jaringan yang ada pada kerjasama tersebut. Penelitian ini diselenggarakan di Desa Kaliwadas, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Jenis data yang dikumpulkan adalah data primer dan sekunder, data primer diperoleh melalui observasi dan wawancara mendalam. Sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumen-dokumen Pemerintah Desa Kaliwadas, internet, dan catatan-catatan penting penelitian. Unit analisa penelitian ini adalah pengrajin kecil dan pengusaha. Analisis data dilakukan melalui tiga tahap yakni reduksi data (penyederhanaan data), penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kerjasama antara pengrajin kecil dan pengusaha terjadi karena perbedaan kepemilikan sumber daya bernilai (kekayaan, kekuasaan, informasi) serta hambatan-hambatan yang dialami oleh pengrajin kecil seperti sulitnya bahan baku kayu, cuaca buruk, serta musim jual rebana. Kerjasama antara pengrajin kecil dan pengusaha ditandai dengan adanya bentuk kerjasama dalam modal, bahan baku serta pemasaran. Pengusaha sebagai pemilik modal memasarkan rebana milik pengrajin kecil, sedangkan pengrajin kecil sebagai pemilik sumber daya berupa tenaga kerja, kerjasama dilakukan dengan cara menyuplai rebana kepada pengusaha. Terdapat variasi jaringan kerjasama antara pengusaha dengan pengrajin kecil langganan dan pengrajin kecil yang bukan langganan. Hubungan pengusaha dengan pengrajin kecil langganan merupakan sebuah hubungan patron-klien, sedangkan pengusaha dengan pengrajin kecil bukan langganan sifatnya lebih pada hubungan jual beli rebana saja (ekonomi). Dalam hubungannya dengan pengusaha pengrajin kecil langganan jauh lebih diuntungkan daripada pengrajin kecil bukan langganan. Pengrajin kecil langganan mendapat jaminan secara signifikan bisa terus memproduksi rebana serta mendapatkan perlindungan dan jaminan sosial ketika pengrajin sedang mengalami kesulitan. Sedangkan pengrajin kecil bukan langganan meskipun mampu bertahan tetapi usaha yang dijalankan tersendat-sendat karena tidak mempunyai pengusaha yang menjamin dan meyerap kerugian dari sulitnya bahan baku, cuaca buruk dan penurunan pesanan rebana. Kata Kunci : jaringan kerjasama, pengrajin, pengusaha, patron-klien, industri rumah tangga.
Kata Kunci : Kesejahteraan Masyarakat