Laporkan Masalah

Modernisasi Pertahanan Nasional dan Politik Luar Negeri Cina di Era Hu Jintao : Multilateralisme di Asia Tengah.

NISA, Fitra Hayatun , Nur Rachmat Yuliantoro

2014 | Skripsi | Ilmu Hubungan Internasional

ABSTRAKSI Potensi kekuatan pertahanan China yang belakangan ini terus meningkat merupakan salah satu topik yang seringkali menjadi perbincangan menarik di antara pengamat asia timur. Menurut laporan the Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI), China telah melampaui Inggris dalam perdagangan senjata antar negara antara tahun 2008 hingga 2012 yang didominasi oleh Amerika Serikat dan Rusia. Hal ini merupakan bentuk akibat dari adanya modernisasi pertahanan nasional yang dilakukan dalam rangka melindungi kepentingan nasional Cina yang kini tidak hanya berada di ranah domestik. Hu Jintao adalah presiden China yang menggantikan Jiang Zemin dengan masa jabatan pada tahun 2003 – 2013. Pada masa awal kepemimpinannya, Hu Jintao yang dibantu oleh Wen Jiabao memiliki beban yang berat karena berada di bawah bayang-bayang kesuksesan Jiang Zemin dan Deng Xiaoping yang melakukan modernisasi menyeluruh di China. Hu Jintao kemudian mengusung prinsip peaceful development dalam menjalankan kegiatan hubungan luar negerinya. Mengusung kesuksesan perekonomian Jiang Zemin maka Hu Jintao kemudian berkewajiban untuk menjalankan modernisasi pertahanan nasional sebagai bentuk konsekuensi akan meluasnya kepentingan yang menopang perekonomian Cina. Hal ini terwujud dalam aktivitas politik luar negeri Cina di kawasan Asia Tengah melalui kerangka organisasi Shanghai Cooperation Organization. Organisasi tersebut merupakan bentuk multilateralisme Cina sebagai upaya untuk meningkatkan stabilitas regional. Dengan adanya peningkatan kekuatan Cina dalam bidang pertahanan, Cina kemudian memiliki bargaining position dalam melaksanakan kerjasama pertahanan di antara negara-negara Asia Tengah. Penulis menemukan adanya peran besar Cina dalam aktivitas organisasi tersebut yang kemudian mencerminkan prioritas Cina atau kepentingan nasional Cina khususnya yang berhubungan dengan tujuan mempertahankan stabilitas ekonomi. Kata kunci : pertahanan nasional, modernisasi, keamanan, stabilitas, politik luar negeri, kepentingan, ekonomi, pembangunan.

Kata Kunci : Hubungan Internasional - Cina


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.