Laporkan Masalah

Pergulatan Identitas Klub Motor dalam Dinamika Sosial :(Studi tentang Klub Motor Imty-Ikatan Motor Tiger Yogyakarta).

FADHLI, Muhammad, Andreas Soeroso

2013 | Skripsi | Sosiologi

Abstraksi Tindakan kekerasan dan vandalis yang dilakukan oleh sekelompok orang yang mengendarai motor menarik perhatian publik. Pemberitaan kelompok motor di media massa tidak kalah pentingnya dengan isu korupsi dan suasana perpolitikan di Indonesia. Media massa sebagai corong utama informasi beberapa kali mengangkat bahkan menjadikannya berita headline tindakan kekerasan yang dilakukan oleh kelompok motor. Perilaku melanggar hukum yang dilakukan oleh kelompok motor seperti ugal-ugalan di jalan, membuat masyarakat resah. Apalagi tindakan yang dilakukan menyebabkan kematian. Masyarakat kemudian memberikan persepsi dan pandangan negatif terhadap organisasi motor. Persepsi yang muncul bisa saja berasal dari salah satu atau beberapa kejadian yang terjadi. Namun karena muncul keranah publik melalui saluran media massa sehingga terjadi penyamarataan fenomena. Hal ini menyebabkan anggapan negatif secara umum terhadap kelompok/organisasi motor. Streotype terhadap kelompok motor bukan saja membuat resah masyarakat tetapi juga klub motor. Klub motor menganggap bahwa tindakan kekerasan atau melanggar hukum yang terjadi selama ini bukan dilakukan oleh klub motor tetapi sebuah gerombolan dan geng motor. Perbuatan geng motor berimbas dan mempengaruhi pandangan masyarakat terhadap kelompok motor lainnya. Ikatan Motor Tiger Yogyakarta sebagai salah satu klub motor yang ada di Yogyakarta juga terkena dampak dari perilaku yang dilakukan oleh geng motor Persoalan di atas yang memunculkan permasalahan yaitu timbulnya persepsi negatif dari masyarakat terhadap klub motor. Cara padang tersebut tentunya berdampak pada eksistensi klub motor. Persepsi masyarakat terhadap klub motor tersebut yang menjadi alasan lahirnya gagasan untuk melakukan penelitian. Untuk menjawab permasalahan tersebut maka digunakan metode wawancara dan keterlibatan langsung dilapangan. Penggunaan metode wawancara dan pengamatan langsung di lapangan untuk memberikan gambaran utuh terhadap data dan fakta. Agar data yang diperoleh bisa seimbang, wawancara tidak hanya dilakukan pada klub motor tetapi juga masyarakat. Fokus penelitian pada klub motor Ikatan Motor Tiger Yogyakarta. Pemilihan obyek dan sasaran penelitian karena IMTY mempunyai sejarah panjang sebagai klub motor di Yogyakarta. Selain itu juga, klub motor ini mempunyai jaringan dan organisasi yang tersebar di seluruh Indonesia. Hasil wawancara dan pengamatan peneliti selama melakukan penelitian di IMTY memberikan gambaran yang menarik. Pertama, aktifitas yang dilakukan oleh IMTY tidak bersifat negatif. Beberapa kegiatan memberikan manfaat bagi masyarakat. Nongkrong atau “kongkow-kongkow” yang dianggap negatif dan tidak bermanfaat oleh masyarakat, tidak selalu benar. Kegiatan nongkrong bisa dijadikan ajang sosialisasi, komunikasi dan mempererat ikatan kekeluargaan baik sesama anggota maupun dengan komunitas lainnya. Kedua, persepsi masyarakat yang menganggap kelompok atau organisasi motor membuat resah pengendara motor karena perilaku ugal-ugalan dan “raja jalanan” tidak sepenuhnya juga benar. dari hasil wawancara dan keterlibatan peneliti, anggota IMTY selalu tertib berkendara baik dari segi kelengkapan berkendara maupun tata tertib berlalu lintas di jalanan. Ketiga, persepsi yang timbul di masyarakat berdasarkan kejadian atau fenomena yang pernah dilihat dan didengar yang dilakukan oleh kelompok motor tertentu saja namun masyarakat menarik kesimpulan secara umum. Sehingga IMTY sebagai bagian dari klub motor terkena imbas meskipun yang melakukan sebuah kejadian bukan IMTY.

Kata Kunci : Transportasi Darat


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.