Mural Kota Yogyakarta : (Studi Dinamika dan Kontestasi Mural Sebagai Ruang Publik di Kota Yogyakarta
ADI, Purnawan Setyo, Ratnawati
2013 | Skripsi | Politik dan Pemerintahan (dh. Ilmu Pemerintahan)Kesimpulan A. Dinamika dan Kontestasi Dalam Mural Kota Yogyakarta Mural merupakan sebuah fenomena yang telah berkembang di masyarakat Kota Yogyakarta sebagai sebuah medium seni sekaligus ruang untuk berekspresi dan menuangkan gagasan. Dalam perjalanannya sebagai ruang berekspresi Mural mengalami pasang surut dan tantangan tersendiri sebagi ruang milik bersama yang otonom. Mural berkembang di Yogyakarta bukan tanpa sebab, pasalnya Yogyakarta sebagai salah sentrum perkembangan dunia seni rupa memang dihuni oleh banyak sekali masyarakat yang berprofesi sebagai seniman. Samuel Indratma memaparkan asumsi bahwa dari sekitar 876 seniman di Yogyakarta, hanya terdapat outlet resmi untuk berkesenian sebanyak 12 tempat, dan banyak dari tempat – tempat tersebut kini tidak aktif. Seniman berkarya diruang publik (seni rupa), keluar dari ruang – ruang mainstream-nya dengan pertimbangan waktu, aksesibilitas dan pesan yang lebih luas untuk aktualisasi karya – karyanya. Melihat statistic ini maka tak heran jika kemudian budaya mural yang erat kaitannya dengan seni rupa tumbuh dengan pesatnya. Kecendrungan ini sebenarnya dapat ditangkap dari beberapa dekade yang lalu (seperti yang peneliti telah paparkan dalam tulisan dalam Bab I). Gerakan seni
Kata Kunci : Ruang Publik