Peran Kepemimpinan dalam Agenda Reformasi Birokrasi di Kantor Kecamatan :(Studi kasus Upaya Walikota Salatiga dalam Melakukan Penguatan Kapasitas di Kantor Kecamatan Ketika Diberlakukannya UU No. 32
PRADIPTA, Bintar Lulus, Mada Sukmajati
2013 | Skripsi | Politik dan Pemerintahan (dh. Ilmu Pemerintahan)ABSTRAK Studi tentang kepemimpinan merupakan satu kajian penting dalam jurusan politik dan pemerintahan. Saat ini kajian tentang kepemimpinan seolah tenggelam dari khasanah ilmu politik di Indonesia yang sedang asyik dengan kajian kepartaian dan masyarakat sipil. Di dalam tulisan ini akan dibahas tentang pentingnya keberadaan pemimpin dalam peristiwa perubahan di Republik Indonesia yaitu melalui peranan seorang pemimpin dalam perubahan birokrasi secara menyeluruh paska tumbangnya rezim orde baru. Karena begitu luasnya cakupan pembahasan tentang birokrasi di Indonesia maka tulisan ini akan fokus pada “Bagaimanakah peranan seorang pemimpin di daerah (dalam hal ini adalah walikota) dalam melakukan reformasi birokrasi melalui penguatan kapasitas di kantor kecamatan?”. Untuk menjawab rumusan masalah tersebut penulis menggunakan metode penelitian kualitatif. Dari penelitian yang telah dilakukan diperoleh hasil bahwa upaya yang dilakukan oleh pemerintah kota Salatiga dalam melakukan penyesuaian terhadap status kecamatan adalah melakukan serangkaian proses penguatan kapasitas kantor kecamatan. Penguatan kapasitas merupakan bagian dari upaya untuk melakukan reformasi birokrasi di tingkat daerah karena hasil dari upaya penguatan kapasitas di kantor kecamatan terbukti mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kota Salatiga. Proses tersebut melalui tiga level yaitu level sistem, level organisasi, dan level individu. Dari serangkaian upaya tersebut, penulis menilai bahwa peran kepemimpinan begitu dominan sebagai penentu keberhasilan upaya penguatan kapasitas. Kata kunci : birokrasi,kepemimpinan, penguatan kapasitas
Kata Kunci : Birokrasi