Dinamika Wirausaha dalam Proses Pengembangan Usaha : (Studi tentang Semangat Pemuda di Dalam Proses Pengembangan Usahanya di DIY ).
RAHMA, Ainun Nur, Danang Arif Darmawan
2013 | Skripsi | Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan (dh. Ilmu Sosiatri)INTISARI Pemuda adalah seseorang yang berusia produktif dan mempunyai karakter khas yang kuat yaitu revolusioner, optimis, berpikiran maju, dan memiliki semangat yang tinggi. Pemuda juga sangat memiliki peran di dalam perubahan, perubahan menjadi suatu indikator yang penting di dalam masyarakat. Di sinilah peran pemerintah untuk menanamkan berbagai nilai positif di dalam diri pemuda dan menjadikan kelompok ini sebagai kekuatan atau modal pembangunan yang tangguh dimasa sekarang dan masa yang akan datang. Pada bulan Agustus 2012 Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan tingkat pengangguran terbuka lulusan Universitas di Indonesia mencapai 438,210 orang. Jumlah ini turun bila dibandingkan dengan bulan Agustus tahun 2011, yang tercatat sebanyak 492,343 (BPS, 2012). Penurunan ini disebabkan oleh beberapa hal, salah satunya adanya program pengembangan kewirausahaan oleh pemerintah. Kewirausahaan sudah mulai digemari para pemuda, mulai dari bisnis online sampai dengan bisnis dalam skala jumlah yang besar. Tentunya untuk membangun beragam jenis usaha tidaklah mudah, adanya pasang surut dalam menjalankan usaha mereka adalah proses yang harus dijalani. Dinamika pengembangan usaha tersebut yang akan menjadi fokus di dalam penelitian ini. Beragamnya jenis usaha tentunya akan memberikan cerita pencapaian keberhasilan dan motivasi yang berbeda-beda. Perspektif yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori motivasi McCleland dan teori spirit kapitalisme oleh Weber untuk melihat apa yang menjadi motivasi di balik berdirinya sebuah usaha hingga berkembangnya usaha tersebut dan etos yang dimiliki wirausahawan muda di dalam pengembangan usahanya. Analisis dalam penelitian ini berdasarkan pada konsep dinamika sosial yang sudah dikaitkan dengan kewirausahaan, dan tiga tahapan proses pengembangan usaha yang dilalui wirausahawan muda tersebut. Metode yang digunakan di dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Total informan berjumlah 8 orang, yang terdiri dari 4 informan utama wirausahawan muda di Daerah Istimewa Yogyakarta, dan 4 orang informan yang merupakan orang terdekat informan utama. Observasi dilakukan saat kegiatan usaha berlangsung, wawancara dilakukan secara terbuka dengan teknik penentuan informan purposive. Sedangkan dokumentasi digunakan sebagai bukti dari penelitian ini. Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa, informan yang merupakan para pemuda tersebut memilih melakukan usaha, karena memandang sektor formal memiliki pola kerja yang tidak sesuai dengan keinginan mereka. Kedua, motivasi yang ada di dalam diri informan tersebut dipengaruhi oleh kebutuhannya untuk mencapai target-target atau berusaha lebih dibandingkan dengan orang lain, karena mereka memiliki passion di dalam jenis usaha yang mereka jalani dan kebutuhan akan kekuasaan menampakkan diri pada keinginan untuk mempunyai pengaruh terhadap orang lain. Ketiga, informan tersebut memiliki pemahaman tentang semangat dan etos kerja yang tinggi. Pemahaman tersebut mereka dapatkan dari lingkungan keluarga, keluarga sangat berpengaruh menjadi panutan di dalam pembentukan karakter dan cara berpikir mereka. Sehingga etos kerja yang mereka miliki tidak semata-mata berasal dari faktor ekonomi, tetapi pengaruh dari luar faktor ekonomi yang sangat berpengaruh di dalam pengembangan usahanya. Kata kunci: pemuda, kewirausahaan, motivasi
Kata Kunci : Kewirausahaan