Laporkan Masalah

Implementasi Prinsip Syari'ah Dalam Pengembangan Ekonomi Rakyat

Wijanarko, Muhammad Arif Suryo, Hempri Suyatna

2013 | Skripsi | Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan (dh. Ilmu Sosiatri)

INTISARI Lembaga ekonomi Islam yang menggunakan prinsip syari’ah sebagai dasar gerakannya saat ini mulai banyak berkembang. Dimana salah satunya adalah Koperasi Jasa Keuangan Syari’ah BMT HANIVA yang menyalurkan pembiayaan permodalan bagi para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Berkaitan dengan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi prinsip-prinsip syari’ah pada Koperasi Jasa Keuangan Syari’ah BMT HANIVA dan sejauh mana dampak implementasi prinsip syari’ah terhadap pengembangan usaha anggota. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan diskriptif. Lokasi penelitian pada KJKS BMT HANIVA yang berlokasi di Komplek Pondok Pesantren At Ta’abud Jln. Imogiri Timur KM. 11,1 No. 42 Wonokromo Pleret Bantul, Yogyakarta dan anggota KJKS BMT HANIVA yang memiliki usaha industri rumah tangga, jasa dan perdagangan. Adapun pengambilan informan menggunakan purposive sampling, informan dalam penelitian ini yakni 10 anggota dan trianggulasi kepada pihak pengurus dan pihak Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Provinsi DIY. Teknik pengumpulan dengan menggunakan observasi, wawancara dan studi pusataka. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi prinsip syari’ah yang diterapkan oleh KJKS BMT HANIVA diwujudkan dalam lima jenis akad pembiayaan syari’ah, yakni pembiayaan musyarakah ,pembiayaan mudharabah, pembiayaan murabahah, pembiayaan ijarah dan pinjaman qardul hasan. Pembiayaan tersebut mampu meningkatkan usaha anggota yang terlihat dari peningkatan aset usaha, omzet, keuntungan dan jaringan usaha. Dengan adanya peningkatan usaha tersebut, maka juga berdampak terhadap peningkatan ekonomi anggota. Perkembangan usaha anggota dapat dilihat dari peningkatan aset usaha yang dimiliki anggota, peningkatan omzet, peningkatan keuntungan sebagai dampak dari peningkatan omzet serta peningkatan jaringan usaha dimana hal ini dipengaruhi oleh seringnya pertemuan di antara anggota seperti forum Rapat Anggota Tahunan (RAT), monitoring, pelatihan dan pembinaan. Dalam forum tersebut anggota bisa bertemu dengan anggota lain dan membangun jaringan usaha guna memperluas akses pemasaran. Pada praktiknya, implementasi prinsip syari’ah pada KJKS BMT HANIVA sudah sesuai dengan aturan yang berlaku dimana dalam pelaksanaanya juga tidak terlepas dari pemantauan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang memberikan penilaian secara berkala terhadap kegiatan KJKS BMT HANIVA. Saran pada penelitian ini ditujukan untuk pihak Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM DIY, KJKS BMT HANIVA dan anggota. 1. Perlunya perhatian khusus dari Pemerintah terhadap KJKS BMT HANIVA seperti pemberian penguatan modal, pembinaan kepada pengurus dan anggota. 2. KJKS BMT HANIVA diharapkan meningkatkan pendampingan usaha sehingga dapat meningkatkan peran sebagai penggerak ekonomi rakyat. 3. Anggota diharapkan turut aktif menghadiri forum-forum yang diselenggarakan KJKS BMT HANIVA sehingga akan berdampak pada peningkatan jaringan pemasaran.

Kata Kunci : Pengembangan Ekonomi


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.