Laporkan Masalah

Efektivitas Pelayanan Penggunaan Kartu Tanda Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (KTM UGM ) sebagai Tiket Transjogja

AUDRYA, Yuscha, Ratminto

2013 | Skripsi | Manajemen dan Kebijakan Publik (dh. Ilmu Administrasi Negara)

INTISARI Transportasi publik Kota Yogyakarta hanya berkembang sangat sedikit setiap tahunnya. Kota Yogyakarta yang sebenarnya sudah menjadi basis atau titik keramaian di Jawa Tengah memiliki potensi yang melimpah dari segala aspek dan masih sangat mungkin jika potensi – potensi itu dikembangkan. Pentingnya transportasi bagi masyarakat Indonesia disebabkan oleh beberapa faktor antara lain, keadaan geografis Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau kecil dan besar, perairan yang terdiri dari sebagian besar laut, sungai dan danau yang memungkinkan pengangkutan dilakukan melalui darat, perairan dan udara guna menjangkau seluruh wilayah Indonesia. Sayangnya, Kota Yogyakarta semakin hari semakin macet dan salah satu faktor penyebabnya adalah tidak tersedianya transportasi publik yang memadai terutama untuk mahasiswa sebagai salah satu kelompok penduduk terbesar di Kota Yogyakarta. Trans Jogja bisa menjadi solusi yang baik untuk meredam masalah kemacetan dan terbentuknya kerjasama antara pihak kampus dan pihak Trans Jogja merupakan solusi terbaik. Relasi dengan bingkai efektivitas pelayanan dalam kegiatan membentuk transportasi publik Kota Yogyakarta dengan baik membutuhkan usaha – usaha yang tidak mudah. Perlu ada upaya – upaya khusus terutama untuk mengukur dan membenahi efektivitas pelayanan. Pengukuran efektivitas berdasarkan dari indikator efektivitas pelayanan dan faktor – faktor yang mempengaruhi pelayanan. Pelayanan yang efektif adalah pelayanan yang syarat akan mudah, cepat dan terjangkau biayanya. Sementara proses sosialisasi, prosedur pelayanan yang baik, peningkatan kualitas sumber daya manusia serta kecukupan sarana dan prasarana menjadi faktor yang menentukan. Wawancara secara mendalam serta mini kuesioner digunakan untuk mencari masing – masing data primer dan sekunder. Dari proses pengukuran efektivitas pelayanan melalui wawancara mendalam dan mini kuesioner dapat ditarik kesimpulan bahwa adanya kesenjangan dalam disiplin kerja yang dilakukan oleh pihak – pihak yang berkewajiban dalam pengentasan program. Selain itu pihak mahasiswa juga tidak memberikan keuntungan dan dukungan. Pelayanan yang baik adalah pelayanan yang menguntungkan kedua belah pihak baik penyedia maupun pelanggan. Hal yang tidak terjadi di program alihfungsi KTM UGM ini. Sehingga lahir kondisi ketidakmampuan dalam menjalankan dan mengembangkan program. Diperlukan partisipasi aktif dari seluruh pihak yang tentunya harus sesuai kapabilitas untuk memperbaiki kondisi tersebut. Kata kunci : Pelayanan, Efektivitas, KTM UGM, Trans Jogja

Kata Kunci : Pelayanan Umum; KTM


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.