Laporkan Masalah

Penghubungan Merek dengan Konsumen Berbasis Kebudayaan: (Studi kasus Deskriptif Pengembangan Merek Berbasis Budaya Kota dalam Program Djarum Black Mild Urban Culture 2012

HARAHAP, Derira Tarisa, Widodo Agus Setianto

2013 | Skripsi | Ilmu Komunikasi

INTI SARI Dalam beberapa tahun terakhir, pemasar di hadapkan dengan kenyataan penurunan efektifitas dari metode komunikasi pemasaran karena adanya fregmentasi pasar, kejenuhan konsumen dan kompetisi komunikasiMetode komunikasi pemasaran semata-mata didasari pada strategi untuk mendorong masuknya pesan ke dalam benak konsumen melalui berbagai media, dan konsumen meresponnya dengan berbagai startegi penghindaran terhadap informasi yang diberikan perusahaan melalui media. Beragam strategi komunikasi pemasaran baru muncul sebagai alternatif media komunikasi pemasaran, salah satunya adalah pengelolaan merek (branding). Di era berkembang branding seperti saat ni, beragam inovasi melahirkan konsep-konsep branding baru, salah satunya adalah pengembangan merek berbasis kebudayaan. Konsep pengembangan merek berbasis kebudayaan ini memiliki kedekatan dengan antropologi budaya yang menilai budaya memiliki posisi yang penting dalam branding. Pelibatan unsur budaya kedalam merek bertujuan untuk memudahkan penerimaan nilai-nilai merek kedalam kehidupan konsumen. Pengembangan merek berbasis kebudayaan dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya dengan mengadopsi kebudayaan konsumen kedalam nilai merek, seperti yang di lakukan Djarum Black Mild dalam mengembangkan merek mereka melalui kegiatan “Djarum Black Mild Urban Culture 2012”. Penelitian ini menelaah dan memaparkan proses pengadopsian kebudayaan kedalam merek Djarum Black Mild dan proses penyebaran atau diseminasi nilai merek dalam program “Djarum Black Mild Urban Culture 2012” untuk dapat menelisik aspek-aspek pengembangan merekberbasis kebudayaan yang unik. Penelitian mengenai pengembangan merek berbasis kebudayaan dapat memberikan pendangan kritis tentang posisi kebudayaan dalam pemasaran, serta kontradiksi-kontradiksi yang mungkin terjadi di dalam proses pengadopsian budaya kedalam merek. Turut memaparkan proses perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi kegiatan ini untuk mengatahui sistem kerja pengembangan merek melalui sebuah kegiatan.

Kata Kunci : Merek Dagang


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.