Laporkan Masalah

Implementasi Program Desa Binaan oleh CSR PT. Pertamina EP Region Jawa Field Cepu di Desa Ledok, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora.

SULASTRI, Agus Heruanto Hadna

2013 | Skripsi | Manajemen dan Kebijakan Publik (dh. Ilmu Administrasi Negara)

ABSTRAKSI Pembahasan mengenai tanggung jawab sosial perusahaan atau yang lebih dikenal dengan CSR, kian hari semakin sering dibicarakan. Baru-baru ini, PT Pertamina bekerjasama dengan UNNES untuk menggarap salah satu program CSR, yaitu Program Desa Binaan. Sepuluh desa yang terletak di kawasan ring satu daerah operasi PT Pertamina, rencananya akan dijadikan sebagai target Program Desa Binaan. Desa Ledok di Kabupaten Blora yang masuk dalam kawasan PT Pertamina Region Jawa Field Cepu menjadi salah satu desa yang akan dijadikan desa binaan oleh PT Pertamina. Dalam penelitian ini, permasalahan yang diangkat yaitu sejauh mana pencapaian pelaksanaan Program Desa Binaan yang dilaksanakan di Desa Ledok dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi pencapaian pelaksanaan program tersebut. Permasalahan di atas kiranya dapat dijawab melalui Model Kesesuaian Implementasi Kebijakan atau Program dari David C Korten. Model tersebut berintikan kesesuaian antara tiga elemen yang ada dalam pelaksanaan program yaitu program itu sendiri, organisasi pelaksana dan kelompok sasaran. Perpaduan antara ketiga elemen tersebut secara langsung akan mempengaruhi tingkat ketercapaian program di setiap tahunnya. Selain itu, faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pencapaian program yaitu tingkat partisipasi masyarakat, tingkat kapasitas masyarakat dan tingkat profesionalitas pelaku pemberdaya. Semakin tinggi tingkatan ketiga faktor tersebut maka semakin tinggi atau maksimal pula pencapaian program yang diperoleh. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode kualitatif dengan wawancara mendalam dengan objek penelitian. Sedangkan jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus yang memfokuskan pada pelaksanaan Program Desa Binaan PT Pertamina di Desa Ledok dan bertujuan untuk mendapatkan deskripsi yang utuh dan mendalam terkait pelaksanaan program. Unit analisis dalam penelitian ini yaitu masyarakat Desa Ledok beserta Program Desa Binaan yang diterapkan. Sumber data penelitian terdiri dari dua jenis yaitu data primer yang didapat saat terjun ke lapangan dan data sekunder yang didapat di luar lokasi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Desa Ledok telah diterapkan empat bidang program pemberdayaan yakni ekonomi, pendidikan, kesehatan dan infrastruktur. Dalam perjalanannya, pelaksanaan keempat bidang pemberdayaan ini menuai berbagai respon dari masyarakat. Ada yang merasa sesuai dengan kegiatan program dan ada pula yang tidak sesuai. Hal tersebut tergantung pada kebutuhan dan kemampuan yang dimiliki oleh masyarakat sebagai kelompok sasaran. Pelibatan masyarakat dalam perencanaan dan pelaksanaan program menjadi unsur penting agar program tidak salah fokus. Selain itu, pelaksana program juga dituntut untuk melakukan serangkaian tindakan yang dianggap penting dalam pencapaian program, baik yang tlah diatur secara birokratis maupun tindakan penyesuaian lapangan.

Kata Kunci : Corporate Social Responsibility


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.