Laporkan Masalah

Respon Pengusaha Batik terhadap Pemasaran produksi Melalui Internet ( Penelitian di Kalurahan Kauman, Kota Pekalongan ).

MADYA, Sidiq Hari, Sunyoto Usman

2013 | Skripsi | Sosiologi

ABSTRAKSI Internet marketing telah menjadi bagian dari perkembangan pola pemasaran batik. Di Kauman, Pekalongan, para pengusaha batik menggunakan internet marketing sebagai upaya untuk mengembangkan unit usahanya. Sebagai bagian dari strategi bisnis, internet marketing merupakan varian baru dalam mekanisme ekonomi pemasaran. Strategi pengusaha batik dalam merespon perkembangan internet marketing bervariasi. Posisi pengusaha sebagai produsen atau pedagang perantara serta struktur unit usaha ikut mempengaruhi bagaimana respon pengusaha batik terhadap internet marketing. Studi ini mengkaji tentang perkembangan pola pemasaran batik dan stategi adaptasi pengusaha batik terhadap perkembangan internet marketing. Sebagai salah satu sentra industri batik di Pekalongan, Kauman menjadi ikon kampung batik yang terus berkembang. Keberadaan telecenter dan fasilitas wifi dimanfaatkan oleh para pengusaha batik untuk mengembangkan unit usahanya secara online. Untuk melihat adaptasi pengusaha batik terhadap perkembangan internet marketing, metode studi kasus digunakan dalam penelitian ini. Para pengusaha batik setempat terutama yang terhimpun dalam Paguyuban Kampoeng Batik Kauman menjadi subjek utama dalam penelitian ini. Melalui observasi, dokumentasi, studi literatur, dan wawancara mendalam, data primer dan sekunder diperoleh guna menjawab masalah penelitian. Hasil studi ini menunjukan bahwa perkembangan internet marketing direspon secara bervariasi oleh para pengusaha batik setempat. Pengusaha yang berposisi sebagai produsen memiliki pilihan strategi dalam menggunakan internet marketing. Sebagian produsen mengelola internet marketing secara mandiri, sebagian yang lain memilih strategi kemitraan. Sedangkan pengusaha yang berposisi sebagai pedagang perantara mengelola internet marketing secara mandiri. Para pengusaha batik di Kauman memilih menggunakan internet marketing tidak serta-merta karena pertimbangan ekonomi semata, melainkan juga dipengaruhi oleh konteks sosial dan hubungan-hubungan yang bersifat relasional. Temuan dilapangan juga menunjukkan bahwa struktur unit usaha, sumber daya manusia, dan jaringan sosial ekonomi mempengaruhi cara pengusaha merespon internet marketing. Faktor-faktor tersebut dapat menguntungkan, namun sekaligus dapat menjadi kendala dalam mengembangkan internet marketing. Kendala yang dihadapi oleh para pengusaha setempat adalah adanya keterbatasan modal serta tidak adanya tenaga ahli. Namun demikian, para pengusaha mencoba mengatasi kendala tersebut dengan menerapkan beberapa strategi, seperti: melibatkan anggota keluarga yang lebih muda untuk mengelola internet marketing atau menerapkan strategi kemitraan. Pilihan pengusaha dalam menerapkan strategi tersebut dipengaruhi oleh konteks sosial sebab pengusaha bukanlah aktor otonom, melainkan melekat dalam struktur relasi sosial.

Kata Kunci : Industri Kecil


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.