Suara Para Kawula Politik Sehari-hari Abdi Dalem Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat
PUTRI, Frizca Roosdhiana, Amalinda Savirani
2013 | Skripsi | Politik dan Pemerintahan (dh. Ilmu Pemerintahan)Abstraksi Di era modern dimana demokrasi dan kehidupan politik semakin berkembang menyentuh juga kehidupan abdi dalem Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Kraton dan dunia luar Kraton mengalami pertemuan dalam diri seorang abdi dalem. Abdi dalem adalah sosok yang unik. Meskipun digaji rendah, namun dengan setia tetap menjalankan pengabdiannya kepada raja. Kehidupan kesehariannya kental akan etika dan pedoman Jawa, sebagaimana penjaga kebudayaan pada umumnya. Penelitian ini adalah penelitian tentang abdi dalem dengan semua keunikannya. Penggunaan konteks masa kinidalam melihat abdi dalem mengingat Kraton Yogyakarta sekarang telah bertransformasi dan ikut andil dalam dinamika politik modern di Indonesia. Selain itu, isu yang lebih sederhana (isu domestik) semisal kerumah tanggaan atau bagaimana abdi dalem membicarakan sosok bangsawan dalam kraton telah menjadi bagian dari politik sehari-hari yang dilakukan oleh abdi dalem. Kehidupan Kraton yang penuh dengan simbol-simbol dan tradisi yang sifatnya cenderung mengkungkung pribadi abdi dalem yang notabene adalah pelayan, bisa dianggap merupakan salah satu wujud hegemoni kekuasaan. Dengan memotret kehidupan sehari-hari abdi dalem, skripsi ini ingin menyelami bagaimana abdi dalem memahami politik. Politik sehari-hari (everyday politics) abdi dalem Kraton Yogyakarta menjadi sangat menarik untuk dikaji, karena menyangkut banyak aspek dalam studi politik, seperti konsep kekuasaan Jawa yang menaungi etika dan pedoman hidup masyarakat Jawa, relasi kuasa antar abdi dalem, gelar kerajaan sebagai simbol status sosial, hegemoni simbol dan tradisi dalam lingkungan Kraton, bahkan isu-isu politik yang sedang santer berkembang saat ini, misalnya keistimewaan Yogyakarta dan suksesi kerajaan. Kesemuanya itu dapat terekam dari pandangan atau keseharian hidup sosok yang selama ini jarang sekali terekspos, yaitu abdi dalem Kraton Yogyakarta.
Kata Kunci : Komunikasi; Politik